News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Benarkah Gibran Huzaifah Manipulasi Keuangan eFishery? Ini Fakta yang Terungkap!

Azril Arham • Selasa, 4 Februari 2025 | 00:03 WIB
Gibran Huzaifah CEO eFishery
Gibran Huzaifah CEO eFishery

RadarBangkalan.id - Nama Gibran Huzaifah kembali mencuri perhatian publik belakangan ini. Ia diduga terlibat dalam manipulasi laporan keuangan perusahaan teknologi akuakultur, eFishery, yang ia dirikan.

Isu ini mencuat setelah Tech in Asia mengungkap dugaan manipulasi yang melibatkan Gibran dalam upaya menipu investor, auditor, dan bank terkait laporan keuangan perusahaan.

Menurut laporan draf dari FTI Consulting, terdapat indikasi penggelembungan pendapatan oleh Gibran.

Beberapa karyawan bahkan disebut terlibat dalam memanipulasi angka-angka penting dalam laporan keuangan eksternal.

Laporan tersebut sengaja dibuat dengan angka pendapatan dan laba kotor yang lebih tinggi dari kenyataannya. Tujuannya? Agar eFishery dapat menggalang dana atau lolos audit.

Lebih lanjut, di bawah kepemimpinan Gibran, eFishery juga disebutkan memberikan bonus kepada karyawan untuk periode 2022 dan 2024 meskipun perusahaan tidak mencatatkan keuntungan.

Tak hanya itu, perusahaan juga membagikan bonus senilai US$ 1,3 juta untuk putaran pendanaan yang sukses, meskipun jumlah ini tidak tercatat dalam laporan resmi.

Gibran pertama kali mendirikan eFishery pada tahun 2013 setelah mendapatkan ide saat masih kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Berbekal pengalaman sebagai peternak lele dan ilmu yang diperoleh di jurusan Teknologi Hayati, ia menciptakan alat pemberi makan otomatis untuk ikan yang diberi nama eFishery.

Alat ini diklaim mampu menghemat biaya pakan hingga 28%, yang pada gilirannya meningkatkan keuntungan bagi peternak ikan.

Perusahaan yang ia dirikan terus berkembang pesat. Berkat inovasi dan kontribusinya di dunia teknologi akuakultur, Gibran masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia pada tahun 2017, dan meraih berbagai penghargaan lainnya seperti Ernst & Young Entrepreneur of the Year (Kategori Inovasi) pada 2018, MIT Tech Review Innovator Under 35 pada 2019, dan Fortune 40 Under 40 Indonesia pada 2022.

Pada tahun 2023, eFishery berhasil menjadi unicorn setelah menerima pendanaan Seri D sebesar 200 juta dolar AS (sekitar Rp3 triliun).

Dari putaran pendanaan ini, kabarnya saham Gibran dan salah satu pendiri lainnya bernilai mencapai US$ 100 juta. ***

 

Editor : Azril Arham
#Manipulasi Keuangan #Gibran Huzaifah #efishery #manipulasi #investor