RadarBangkalan.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin baru saja menunjuk sejumlah staf khusus (stafsus) untuk membantunya dalam berbagai bidang strategis.
Salah satu nama yang mencuri perhatian adalah Deddy Corbuzier, yang kini resmi menjadi stafsus Menhan di bidang komunikasi sosial dan publik.
Penunjukan ini diumumkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan, Brigadir Jenderal TNI Frega Wenas Inkiriwang.
Ia menjelaskan bahwa para stafsus ini akan berperan dalam membantu Menhan menjalankan program-program pertahanan serta memperkuat kedaulatan negara.
Daftar Stafsus Menhan dan Tugasnya
Berikut ini adalah daftar staf khusus Menteri Pertahanan beserta bidang tugas mereka:
1. Deddy Corbuzier - Stafsus bidang komunikasi sosial dan publik
2. Kris Wijoyo Soepandji - Stafsus bidang tata negara
3. Lenis Kogoya - Stafsus bidang kedaulatan
4. Indra Bagus Irawan - Stafsus ekonomi pertahanan
5. Mayjen TNI (Purn) Sudrajat - Stafsus bidang diplomasi pertahanan
6. Sylvia Efi Widyantari Sumarlin - Asisten khusus bidang keamanan siber (cyber security)
Penunjukan Deddy Corbuzier sebagai stafsus Menhan bukan tanpa alasan. Menurut Frega Wenas Inkiriwang, Deddy dipilih karena memiliki pengaruh besar di media sosial dan mampu menjangkau masyarakat luas.
"Kita tahu Pak Deddy adalah salah satu pakar di bidang komunikasi. Harapannya, beliau bisa membantu menyosialisasikan program serta kebijakan pertahanan hingga ke masyarakat luas," ujar Frega, dikutip dari Antara pada Selasa (11/2/2025).
Sebagai seorang influencer dan tokoh publik, Deddy diharapkan dapat membawa isu pertahanan lebih dekat ke masyarakat, terutama generasi muda.
Dengan popularitasnya di berbagai platform digital, ia dinilai mampu memberikan edukasi dan pemahaman yang lebih luas mengenai kebijakan pertahanan negara.
Lebih lanjut, Frega menegaskan bahwa para staf khusus ini akan mendukung pelaksanaan berbagai program strategis di Kementerian Pertahanan.
Mereka akan bekerja sesuai dengan bidang masing-masing untuk memastikan kebijakan pertahanan berjalan efektif dan diterima oleh masyarakat.
"Yang pasti, tugas utama mereka adalah menyosialisasikan program-program pertahanan. Untuk detailnya, terutama mengenai peran Pak Deddy, nanti akan ada penjelasan lebih lanjut," kata Frega.
Dengan adanya staf khusus ini, diharapkan berbagai kebijakan pertahanan dapat lebih dipahami dan diterima oleh masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran nasional terhadap pentingnya menjaga kedaulatan negara. ***
Editor : Azril Arham