Radarbangkalan.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa tidak akan ada pemotongan atau pengurangan anggaran untuk beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah pada Tahun Anggaran 2025.
Keputusan ini bertujuan untuk memastikan mahasiswa penerima KIP Kuliah dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan finansial.
Baca Juga: Link Nonton Solo Leveling S2 Episode 7, Jadwal Rilis, dan Bocoran Cerita
Menurut Sri Mulyani, jumlah penerima beasiswa KIP Kuliah pada Tahun Anggaran 2025 mencapai 1.040.192 mahasiswa, dengan total anggaran sebesar Rp14,70 triliun.
"Anggaran itu tidak terkena pemotongan dan kurangi," ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat.
Efisiensi Anggaran dan Dampaknya
Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan efisiensi anggaran pemerintah sebesar Rp306,69 triliun dalam APBN dan APBD Tahun Anggaran 2025.
Namun, efisiensi ini tidak akan mempengaruhi layanan publik, termasuk sektor pendidikan.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menegaskan bahwa anggaran untuk beasiswa dan operasional layanan pendidikan tetap aman.
"Jadi pemerintah memastikan bahwa layanan pendidikan, seperti operasional perguruan tinggi, tidak akan terdampak. KIP tidak akan terdampak. Beasiswa-beasiswa akan dilanjutkan," kata Hasan.
Baca Juga: Link Nonton Solo Leveling S2 Episode 7, Jadwal Rilis, dan Bocoran Cerita
Prioritas Pendidikan
Pendidikan menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas pemerintah.
Oleh karena itu, anggaran yang berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tetap dipertahankan.
Efisiensi anggaran lebih difokuskan pada pengeluaran yang bersifat seremonial, seperti biaya pembelian alat tulis kantor (ATK), forum group discussion (FGD), dan monitoring evaluasi (monev).
Keputusan pemerintah untuk tidak memotong anggaran KIP Kuliah 2025 menjadi kabar baik bagi lebih dari 1 juta mahasiswa penerima beasiswa ini.
Dengan anggaran yang tetap utuh, mahasiswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa khawatir akan kendala finansial. Pemerintah juga menegaskan bahwa layanan pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam kebijakan anggaran.
Baca Juga: Link Nonton Solo Leveling S2 Episode 7, Jadwal Rilis, dan Bocoran Cerita
Editor : Ubaidillah