Radarbangkalan.id - Kasus dugaan korupsi di Indonesia terus menjadi perhatian publik. Kali ini, PT Pertamina Patra Niaga masuk dalam daftar dengan nilai yang mengejutkan, mencapai Rp193 triliun.
Jumlah ini menempatkan perusahaan tersebut di posisi kedua dalam daftar kasus korupsi terbesar di Tanah Air.
Baca Juga: Kapan 1 Ramadan 2025? Ini Jadwal dari Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
Pertamina Patra Niaga: Posisi Kedua dengan Angka Fantastis
Dengan dugaan praktik manipulasi penjualan BBM, Pertamina Patra Niaga langsung melesat ke peringkat kedua dalam daftar skandal keuangan terbesar.
Mereka diduga membeli Pertalite lalu menjualnya sebagai Pertamax, yang menimbulkan kerugian besar bagi konsumen dan negara.
Dengan jumlah ini, Pertamina Patra Niaga kini berada tepat di bawah kasus PT Timah yang masih menjadi kasus dugaan korupsi terbesar dengan nilai mencapai Rp300 triliun.
BLBI Turun Peringkat, tetapi Masih Jadi Kasus Klasik
Kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sebelumnya menempati peringkat kedua dengan dugaan kerugian Rp138 triliun kini harus turun ke posisi ketiga.
Meskipun demikian, kasus ini tetap menjadi salah satu skandal keuangan paling bersejarah di Indonesia.
Bank Century Keluar dari Daftar Sepuluh Besar
Setelah bertahun-tahun bertahan dalam daftar sepuluh besar kasus korupsi terbesar, kasus Bank Century akhirnya tergeser.
Baca Juga: Kapan 1 Ramadan 2025? Ini Jadwal dari Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
Dengan nilai kerugian Rp7 triliun, kasus ini kini terlihat lebih kecil dibandingkan skandal-skandal baru yang terus bermunculan.
PT Timah Masih di Puncak
PT Timah tetap menjadi kasus korupsi terbesar di Indonesia dengan nilai dugaan kerugian mencapai Rp300 triliun. Hingga saat ini, belum ada kasus lain yang bisa melampaui jumlah tersebut.
Daftar Kasus Korupsi Lainnya
Selain tiga besar, beberapa kasus korupsi lainnya yang masih menjadi perhatian publik antara lain:
- PT TPPI: Rp37,8 triliun
- PT Asabri: Rp22,7 triliun
- PT Jiwasraya: Rp16,8 triliun
Korupsi yang Terus Berulang
Dugaan kasus korupsi dalam jumlah besar terus bermunculan setiap tahun. Meski penyelidikan dilakukan, pola yang sama tampaknya terus berulang.
Baca Juga: Mie Gacoan Mengandung Minyak Babi? Pentingnya Cek Fakta Sebelum Percaya
Rakyat hanya bisa menyaksikan perkembangan kasus ini dengan harapan adanya perubahan yang nyata dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.
Editor : Ubaidillah