News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Sritex Tutup dan PHK Ribuan Karyawan: Ini Penyebabnya

Ubaidillah • Minggu, 2 Maret 2025 | 17:45 WIB
Alasan PT Sritex tutup dan PHK ribuan karyawan serta buruh. (ANTARA FOTO /MOHAMMAD AYUDHA)
Alasan PT Sritex tutup dan PHK ribuan karyawan serta buruh. (ANTARA FOTO /MOHAMMAD AYUDHA)

Radarbangkalan.id - PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) resmi menghentikan operasionalnya per Sabtu (1/3),

menyebabkan lebih dari 10 ribu pegawainya kehilangan pekerjaan. Kini, perusahaan tersebut berada di bawah pengelolaan kurator setelah dinyatakan pailit.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Tidak Ada Keberlanjutan Usaha

Dalam rapat kreditur kepailitan PT Sritex, disepakati bahwa tidak akan ada keberlanjutan usaha atau going concern, sehingga proses berlanjut ke pemberesan utang.

"Hasil pertemuan dengan debitur sudah disampaikan tidak ada going concern," ujar kurator PT Sritex, Denny Ardiansyah, Jumat (28/2), seperti dikutip dari Antara.

Denny menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada berbagai faktor, seperti tidak adanya modal kerja, kebutuhan tenaga kerja, serta biaya produksi yang tinggi.

Jika operasional tetap dilanjutkan, dikhawatirkan justru akan menyebabkan kerugian pada harta pailit.

Eksekusi Aset dan Pelunasan Utang

Kurator akan melakukan eksekusi terhadap harta pailit, termasuk penaksiran harga oleh akuntan independen. Setelah harga ditetapkan, aset akan dilelang untuk melunasi utang.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Hakim Pengawas Pengadilan Niaga Semarang, Haruno Patriadi, dalam rapat kreditur di Semarang, menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan kondisi yang telah dipaparkan oleh kurator dan debitur pailit.

"Tidak mungkin dijalankan going concern dengan kondisi yang telah dipaparkan oleh kurator maupun debitur pailit," ujarnya.

Selain itu, hakim pengawas juga menegaskan bahwa PT Sritex dalam kondisi insolven, atau tidak memiliki dana yang cukup untuk melunasi utangnya.

Direktur Utama Sritex: “Saya Kehilangan Kalian”

Direktur Utama PT Sritex, Iwan Kurniawan Lukminto, mengungkapkan bahwa hasil rapat kreditur tidak sesuai dengan harapan. Namun, sebagai warga negara yang taat hukum, ia menghormati putusan pengadilan.

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan tetap kooperatif dan bekerja sama dengan kurator agar proses pemberesan berjalan lancar.

"Peristiwa ini kita jadikan momentum untuk kembalinya kita lebih baik dan kuat lagi. Saya merasa kehilangan kalian,

tanpa kalian saya bukan apa-apa," kata Iwan dalam salam perpisahan di pabrik PT Sritex, Sukoharjo, Jumat (28/2).

Baca Juga: Daftar Libur Selama Ramadhan 2025: Tanggal Merah dan Cuti Bersama

Pada kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih dan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pegawai yang terdampak.

"Tetap semangat, terima kasih sebesar-besarnya. Mohon maaf yang sebesar-besarnya dalam pergaulan kita setiap harinya atas perkataan dan perbuatan apa pun," ucapnya.

Editor : Ubaidillah
#sritex phk karyawan #PT Sritex #pt sritex phk ribuan karyawan #pt sritex bangkrut