Radarbangkalan.id - Video oknum polisi di Subang diduga mabuk dan menghina seniman di atas panggung viral.
Oknum polisi tersebut bernama Aiptu Hendra Gunawan yang bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Subang, Jawa Barat.
Baca Juga: Viral! Pengunjung Terjatuh dari Wahana 360° Pendulum di Jatim Park 1, Terekam Kamera
Dalam video yang diunggah akun X @Heraloebss pada Minggu (20/4/2025) tampak acara musik panggung yang digelar di Kampung Melong, Desa Jambelaer.
"Diduga oknum polisi dalam keadaan mabuk menghina dan merendahkan seniman dengan menyebut 'murahan, ga bakal ada yang kaya dan sengsara' (19/4/2025)
Kp Melong, Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jawa Barat," tulis akun X @Heraloebss.
Aiptu Hendra Gunawan memakai kaos polisi lengan pendek dan naik ke atas panggung. Ia pun merebut microphone penyanyi di atas panggung.
Lalu Aiptu Hendra menyebut jika seniman itu murahan.
"Orang seni, orang seni itu murahan bener nggak. Murahan, orang seni itu nggak bakal ada yang kaya. Sengsara semua orang seni itu, Makanya silahkan joget," ucap Aiptu Hendra.
Baca Juga: Viral! Pengunjung Terjatuh dari Wahana 360° Pendulum di Jatim Park 1, Terekam Kamera
Acara musik itu sendiri digelar pada Sabtu (19/4/2025).
Kemudian dalam video terbaru, Aiptu Hendra tampak meminta maaf.
Aiptu Hendra mengenakan kaos pendek kuning dan didampingi oleh beberapa petugas polisi. Mulai dari Kapolsek Kalijati AKP Teguh Sujito, kasi humas, propam dan jajaran lain.
"Saya Aipyu Hendra Gunawan selaku Bhabinkamtibmas Desa Jambelaer, Kecamatan Dawuan, Posek Kalijati, Polres Subang.
Baca Juga: Jadwal Lengkap Seleksi Kompetensi PPPK Tahap 2
Meminta maaf kepada seluruh warga masyarakat, berikut pelaku seni khususnya Kabupaten Subang umumnya se-Indonesia yang telah tersakiti sama saya,
atas tutur kata yang kurang menyenangkan. Sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya dari hati nurasi saya," ucap Aiptu Hendra.
Di samping Aiptu Hendra juga ada perwakilan pelaku seni Subang.
Perwakilan seniman Subang sudah mengatakan jika insiden dalam video sudah selesai dengan permintaan maaf dari Aiptu Hendra.
Sementara itu dilansir dari unggahan Instagram @subang.info, Aiptu Hendra nampak mendekam di jeruji besi.
"Tak lama setelah video viral, polisi hina polisi langsung diperiksa oleh Provost dan Unit Intel Polsek Kalijati.
Terlihat dalam video tersebut pelaku sudah mendekam di jeruji besi," tulis akun @subang.info.
Namun belum diketahui sanksi resmi yang diberikan kepada oknum polisi tersebut.
Editor : Ubaidillah