Radarbangkalan.id - Bus ALS (Antar Lintas Sumatera) mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di dekat Terminal Bukit Surungan, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, pada Selasa (6/5).
Baca Juga: Peristiwa Berdarah Carok Viral di Group WA, Terjadi di Ketapang Sampang
Berdasarkan data dari Ditlantas Polda Sumbar, insiden tersebut mengakibatkan 12 orang meninggal dunia dan belasan lainnya luka-luka, termasuk sopir dan kernet.
"Korban meninggal dunia 12 orang, korban luka berat satu orang, korban luka ringan 21 orang," kata Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq, kepada wartawan.
Identitas Korban Meninggal:
-
Atas Silaen (30)
-
Aryudi (38)
-
Nurul Mayasari (30)
-
Meleaki Sinaga (74)
-
Desrita Nainggolan (50)
-
Romaida Sitanggang (74)
-
Karmina Gultom (74)
-
Etrick Gustaf Wenas (26)
-
Sri Rejeki (38)
-
Rema Andini Pane (1,5)
-
Naufal Rehan Pane (6)
-
Riski Agustini Lubis (32)
Identitas Penumpang Korban Luka-luka:
Baca Juga: Peristiwa Berdarah Carok Viral di Group WA, Terjadi di Ketapang Sampang
-
Fitri Lia Lestari (24)
-
M. Alby Nurosyid
-
Fahrudin Tanjung (46)
-
Ikbal Farabi
-
Arkana Algazali
-
Akil Zayan Farabi
-
M. Jasa Lubis (70)
-
Ali Bahri Pasaribu
-
Japidoli Lubis
-
Elida Lubis
-
Sakti
-
Sapriani Lubis
-
Ronal Maunurun
-
Mario Rensus Purhasip
-
Siti Rahayu
-
Ratna Lubis
-
Desmon Lumban Gaol
-
Fadillah (24)
Identitas Sopir dan Kernet Bus:
Baca Juga: Peristiwa Berdarah Carok Viral di Group WA, Terjadi di Ketapang Sampang
-
Muhammad Seu Sibuan (50), sopir
-
Zulhanuar (44), sopir
-
Feri Sanan (32), kernet
-
Putra Irwandi (34), kernet
Baca Juga: Peristiwa Berdarah Carok Viral di Group WA, Terjadi di Ketapang Sampang
Kronologi Kecelakaan Bus ALS
Insiden maut ini bermula saat bus Mercedes-Benz berpelat nomor B-7512-FGA melaju dari arah Bukittinggi menuju Terminal Padang Panjang. Bus tersebut dikemudikan oleh Muhammad Seu Sibuan dengan membawa 33 penumpang.
"Sesampainya di tempat kejadian saat kendaraan berada di simpang MTSN, tiba-tiba kendaraan bus Mercy PT.ALS nopol B-7512-FGA kehilangan fungsi rem (rem blong)," kata Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq kepada wartawan.
Baca Juga: Peristiwa Berdarah Carok Viral di Group WA, Terjadi di Ketapang Sampang
Pada saat itu, pengemudi berusaha mengendalikan kendaraan, namun bus tersebut oleng ke kiri setelah melewati simpang Terminal Busur.
"Melewati simpang Terminal Busur dalam keadaan rem tidak berfungsi, kendaraan tersebut oleng ke kiri dan menabrak pagar rumah warga yang berada di sisi kiri jalan," jelas Reza.
Akibat kecelakaan ini, 12 penumpang meninggal dunia dan 23 lainnya mengalami luka-luka, termasuk sopir dan kernet bus.
"Akibat kejadian tersebut, kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dan beberapa penumpang bus Mercy PT ALS nopol B-7512-FGA meninggal dunia serta mengalami luka-luka," tambah Reza.
Kecelakaan bus ALS ini diduga terjadi akibat hilangnya fungsi pengereman saat bus tersebut melaju dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang.
"Bus ALS datang dari arah Bukittinggi menuju Kota Padang. Sesampainya di dekat simpang Terminal Busur, diduga bus mengalami hilang fungsi pengereman dan terbalik," ungkap Brigadir Rizky Yudha dari Unit Gakkum Satlantas Polres Padangpanjang.
Editor : Ubaidillah