News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Puasa hingga Kurban, Ini Amalan Unggulan Menyambut Dzulhijjah 1446 H

Mohammad Sugianto • Selasa, 27 Mei 2025 | 13:44 WIB

Ilustrasi : Banyak keutamaan ibadah yang bisa dilakukan di bulan Dzulhijjah
Ilustrasi : Banyak keutamaan ibadah yang bisa dilakukan di bulan Dzulhijjah
Radarbangkalan.id – Umat Islam bersiap menyambut salah satu bulan paling istimewa dalam kalender Hijriah: Dzulhijjah. Bulan ke-12 dalam penanggalan Islam ini menyimpan banyak keutamaan, terutama pada sepuluh hari pertamanya.

Bulan ini bukan sekadar momentum ibadah haji dan kurban. Lebih dari itu, ada amalan-amalan lain yang sangat dianjurkan dan diyakini memiliki ganjaran besar. Maka, tak heran jika umat Islam di seluruh dunia bersiap menjemput Dzulhijjah dengan semangat spiritual yang tinggi.

Baca Juga: Dari Pel dan Sabun, Menuju Tanah Suci: Kisah Cecep, Pembersih Masjid Sukabumi yang Diundang Haji Raja Salman

Tiga Ibadah Utama yang Jangan Terlewat

Dikutip dari NU Online, terdapat tiga ibadah pokok yang sangat dianjurkan selama bulan Dzulhijjah:

  1. Puasa Sunnah
    Mulai dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa. Puncaknya adalah Puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah. Pahala dari puasa ini luar biasa: penghapusan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
  2. Kurban
    Dilakukan pada 10 Dzulhijjah, tepat saat Hari Raya Idul Adha. Bagi yang mampu, ibadah kurban menjadi simbol ketaatan dan pengorbanan, meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
  3. Haji
    Ibadah haji adalah puncak ibadah Dzulhijjah dan menjadi rukun Islam kelima. Tidak semua orang mampu menunaikannya, tetapi bagi yang diberi kemampuan, ini adalah momen ibadah seumur hidup.

Baca Juga: Remaja di Gowa Ditangkap Densus 88 karena Sebar Propaganda ISIS Lewat WhatsApp

Jadwal Dzulhijjah dan Idul Adha 2025

Nah, kapan sebenarnya 1 Dzulhijjah 1446 H dimulai? Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama (Kemenag), Rabu, 28 Mei 2025 diperkirakan sebagai awal bulan Dzulhijjah.

Artinya, Idul Adha atau 10 Dzulhijjah akan jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Namun, jadwal ini belum bersifat final. Pemerintah masih akan menggelar sidang isbat untuk penetapan resmi berdasarkan rukyatul hilal.

Sementara itu, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan tanggal yang sama untuk 1 Dzulhijjah dan Idul Adha versi mereka. Organisasi ini mengandalkan metode hisab hakiki wujudul hilal dalam menentukan awal bulan.

Maksimalkan 10 Hari Pertama

Mengapa sepuluh hari pertama Dzulhijjah begitu penting? Karena dalam banyak hadis, hari-hari ini disebut sebagai hari terbaik dalam setahun untuk beramal saleh. Bahkan, lebih utama dari jihad sekalipun, kecuali bagi orang yang berangkat jihad dengan seluruh hartanya dan tidak kembali.

Momen ini menjadi peluang emas untuk untuk memperbanyak dzikir, sedekah, membaca Al-Qur’an, hingga mempererat tali silaturahmi. Tak hanya ibadah besar seperti haji dan kurban, ibadah-ibadah ringan pun dilipatgandakan pahalanya.

Editor : Mohammad Sugianto
#kalender hijriah 2025 #puasa dzulhijjah #Dzulhijjah #keistimewaan puasa dzulhijjah