Inilah Profil Lengkap Gus Azmi, Memiliki Suara Merdu Santri Milenial yang Menginspirasi
Mohammad Sugianto• Sabtu, 14 Juni 2025 | 01:47 WIB
Guz Azmi pemilik nama lengkap Muhammad Ulul Azmi Askandar Al-Abshor
SURABAYA, Radarbangkalan,id– Suara lembut yang menggetarkan hati. Wajah kalem yang khas pesantren. Dan gaya yang bersahaja, namun tetap relevan dengan generasi muda. Itulah Muhammad Ulul Azmi Askandar Al-Abshor atau yang akrab disapa Gus Azmi, sosok vokalis sholawat yang telah menjadi ikon santri milenial di Indonesia.
Pemuda kelahiran 23 April 2004 ini mulai dikenal luas sejak menjadi vokalis utama grup Syubbanul Muslimin, kelompok sholawat yang berbasis di Pondok Pesantren Nurul Qodim, Paiton, Probolinggo. Meski ada pula sumber yang menyebut ia lahir di Blitar, Jawa Timur, nama Gus Azmi tetap lekat dengan kawasan Tapal Kuda – wilayah yang dikenal melahirkan banyak tokoh agama besar.
Tumbuh di Lingkungan Pesantren
Gus Azmi tumbuh dalam keluarga yang sarat dengan nilai-nilai pesantren. Ayahnya, Ahmad Ulil Abshor Ishomudin, dikenal sebagai tokoh agama, sementara sang ibu, Laila Syadzili Askandar, juga berasal dari keluarga agamis. Kakeknya bahkan merupakan pendiri Pondok Pesantren Manbaul Ulum, sebuah pesantren besar di Banyuwangi.
Ia adalah anak sulung dari empat bersaudara. Tiga adiknya masing-masing bernama Rara Syadzili Abshor, Naufal Abshor, dan Ahmad Abshor. Meski kini namanya besar di dunia hiburan religi, Gus Azmi tetap menjaga pondasi pendidikan agama yang ia jalani sejak kecil. Ia pernah nyantri di Pondok Pesantren Nurul Qodim Kalikajar dan kini melanjutkan kuliah di Universitas Islam Malang (Unisma).
Perjalanan Gus Azmi di Syubbanul Muslimin tak langsung berada di panggung utama. Ia memulai sebagai backing vocal sebelum akhirnya dipercaya menjadi vokalis utama berkat suara khas dan penghayatannya yang mendalam.
Namanya melesat sejak tahun 2017, terutama saat membawakan lagu sholawat seperti Hayyul Hadi, Annabi Shollu Alaih, Ya Asyiqol Musthofa, dan Roqqot Aina. Suaranya yang lembut berpadu dengan ekspresi khusyuk membuatnya cepat digandrungi para remaja, terutama santriwati.
Gaya santri modern yang dibawa Gus Azmi juga menjadi daya tarik tersendiri. Ia tampil sederhana, namun tetap segar dan sopan di mata anak muda. Tak heran, banyak penggemarnya yang menyebutnya sebagai "idola islami" masa kini.
Tak Hanya Bershalawat, Juga Pernah Main Film
Tak ingin berhenti di dunia panggung, Gus Azmi sempat menjajal dunia akting dengan membintangi film The Santri yang dirilis tahun 2019. Meski tak terlalu sering muncul di layar lebar, debutnya ini menunjukkan sisi lain dari seorang Azmi yang terbuka terhadap ruang dakwah melalui berbagai media.
Grup Syubbanul Muslimin sendiri didirikan oleh KH Hafidzul Hakim Noer dengan tujuan memperkenalkan sholawat kepada remaja Islam secara lebih segar. Gus Azmi menjadi wajah utama gerakan itu. Ia rutin tampil di berbagai majelis sholawat dan acara keagamaan di berbagai kota.
Popularitas Gus Azmi tak lepas dari kombinasi antara suara emas, kepribadian religius, dan kharisma alami. Namun di balik semua itu, ia tetap santri yang rendah hati. Kehadirannya menjadi simbol bahwa dakwah tidak harus kaku dan eksklusif. Bahwa anak muda bisa tetap keren tanpa meninggalkan nilai agama.
Kini, Gus Azmi bukan hanya sekadar penyanyi sholawat. Ia adalah role model bagi generasi muda muslim yang ingin tetap dekat dengan agama, namun tidak kehilangan jati diri zaman.