News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Viral! Campur Etanol di Pertalite Jawa Timur, Ini Klarifikasi Pertamina

Ubaidillah • Sabtu, 8 November 2025 | 12:30 WIB
Ilustrasi. Sejumlah sepeda motor mengalami masalah pada mesin usai diduga mengisi BBM Pertalite mengandung etanol. (CNN Indonesia/ Ar Pandi)
Ilustrasi. Sejumlah sepeda motor mengalami masalah pada mesin usai diduga mengisi BBM Pertalite mengandung etanol. (CNN Indonesia/ Ar Pandi)

Radarbangkalan.id - Fenomena motor brebet yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur membuat masyarakat bertanya-tanya tentang kualitas bahan bakar Pertalite, termasuk dugaan adanya campuran etanol di dalamnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, memastikan bahwa Pertalite tidak mengandung etanol dan aman digunakan.

"Apakah Pertalite saat ini mengandung etanol? Tidak mengandung etanol," kata Ega dikutip dari Detik, Jumat (7/11/2025).

Baca Juga: Ojol di Tuban dan Bojonegoro Tetap Setia Gunakan Pertalite, Ini Alasannya

Ega menjelaskan, sejauh ini hanya Pertamax Green yang memiliki campuran etanol sebesar 5 persen, sedangkan Pertalite merupakan bahan bakar murni tanpa tambahan etanol maupun air.

“Jadi Pertalite saat ini tidak mengandung etanol,” tegasnya.

Tidak Ditemukan Kandungan Air pada Pertalite
Menjawab isu yang menyebut bahwa Pertalite tercampur air dan menyebabkan ratusan motor ngadat di Jawa Timur, Ega memastikan hasil pengujian tidak menemukan adanya kandungan air pada bahan bakar tersebut.

"Kami juga melakukan pengecekan dengan standar visual clarity dan kejernihan warna daripada BBM untuk mengindikasi apakah ada kontaminan di dalam produk tersebut. Sejauh ini kami tidak menemukan indikasi hal tersebut," jelasnya.

Pertamina telah melakukan serangkaian uji laboratorium sesuai standar untuk memastikan bahwa Pertalite yang beredar di SPBU tetap memenuhi kualitas sesuai ketentuan pemerintah.

Lemigas: Pertalite Sesuai Spesifikasi Pemerintah
Sementara itu, Koordinator Pengujian Aplikasi Produk Lemigas Kementerian ESDM, Cahyo Setyo Wibowo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengambil sampel Pertalite dari sejumlah SPBU di Jawa Timur untuk diuji di laboratorium.

Baca Juga: Inilah Kelebihan dan Kekurangan BBM Dicampur Ethanol Menurut Beberapa Ahli

Hasilnya, Pertalite dinyatakan “on spesifikasi” atau sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

“Sampai hari ini didapatkan hasil yang secara legalnya adalah on spesifikasi, atau sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan pemerintah, yaitu untuk jenis produk Pertalite. Ini mengacu ke SK Dirjen Migas Nomor 486 Tahun 2017,” ujar Cahyo.

Cahyo menambahkan, Lemigas dan Ditjen Migas akan terus melakukan pemantauan serta analisis lanjutan jika muncul laporan serupa di wilayah lain.

Spesifikasi Resmi Pertalite Berdasarkan SK Dirjen Migas
Pertalite merupakan BBM bersubsidi jenis JBKP (Jenis BBM Khusus Penugasan) yang memiliki angka oktan (RON) 90.

Baca Juga: Inilah Kelebihan dan Kekurangan BBM Dicampur Ethanol Menurut Beberapa Ahli

Berdasarkan Keputusan Dirjen Migas Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017, berikut adalah spesifikasi resmi Pertalite:

Dengan spesifikasi tersebut, Pertalite menghasilkan pembakaran yang lebih baik dan jarak tempuh lebih efisien.

Namun, bahan bakar ini direkomendasikan hanya untuk kendaraan dengan rasio kompresi mesin antara 9:1 hingga 10:1 agar performanya optimal.

Melalui klarifikasi ini, Pertamina berharap masyarakat tidak lagi khawatir dan dapat menggunakan Pertalite dengan tenang,

karena produk tersebut telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah dan tidak mengandung etanol.

Editor : Ubaidillah
#pertalite campur etanol #jatim #pertamina #etanol #pertalite #Berita pertamina