News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Longsor Cilacap: 12 Rumah Terkubur, 20 Warga Hilang, dan 200 Personel SAR Dikerahkan

Ubaidillah • Sabtu, 15 November 2025 | 12:53 WIB
Polresta Cilacap saat membantu mencari korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Jumat (14/11/2025). (Foto: dok. Polresta Cilacap)
Polresta Cilacap saat membantu mencari korban tanah longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Jumat (14/11/2025). (Foto: dok. Polresta Cilacap)

Radarbangkalan.id - Tanah longsor menimbun sejumlah rumah warga di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Puluhan warga dilaporkan masih hilang akibat bencana ini.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Cilacap, Priyo Prayudha Utama, menjelaskan bahwa tanah longsor dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Cilacap sejak Kamis (13/11) malam. Hingga kini, 20 warga masih dalam pencarian.

Baca Juga: Kemensos Kirim Bantuan dan Siapkan Santunan untuk Korban Longsor Cilacap: 3 Meninggal, 20 Masih Dicari

Longsor terjadi sekitar pukul 21.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.

Material longsoran menimbun permukiman hingga menyebabkan penurunan tanah sedalam dua meter dan retakan sepanjang 25 meter.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyebutkan bahwa sebanyak 46 jiwa dari 17 keluarga terdampak musibah ini.

"Saat ini kami fokus pada pencarian korban yang hilang dan tertimbun longsoran tanah. Kita upayakan terus sampai korban ditemukan," katanya.

Hingga Jumat siang, tiga korban ditemukan meninggal dunia. Mereka adalah Julia Lestari (20), Maya Dwi Lestari (15), dan Yuni (45), ketiganya warga Dusun Tarukan.

Baca Juga: Kemensos Kirim Bantuan dan Siapkan Santunan untuk Korban Longsor Cilacap: 3 Meninggal, 20 Masih Dicari

1. Warga Mendengar Suara Gemuruh

Sejumlah saksi mata mengaku mendengar suara gemuruh keras sebelum longsor menerjang permukiman.

Salah seorang warga, Edi, yang sedang berada di rumah tetangganya, menceritakan detik-detik kejadian.

“Kejadiannya itu cepat banget… tahu-tahu bunyi gemuruh keras banget. Kayak suara truk nurunin material,” ujarnya.

Ia mengatakan angin kencang muncul dari arah longsoran. “Tahu-tahu gelap semua. Saya lihat pohon kelapa itu jalan di atas tanah,” ungkapnya.

2. 12 Rumah Terkubur dan 16 Rumah Lain Terdampak

BNPB mencatat 12 rumah tertimbun material longsor dan 16 rumah lainnya berada di zona rawan.
“Itu menimpa 12 rumah yang langsung terkubur dan ada 16 rumah saat ini dalam kondisi rawan dan terdampak,” kata Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.

Sebanyak 28 rumah harus direlokasi ke tempat aman. Pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi relokasi tersebut.

“Masyarakat di sekitar situ kami juga pastikan segala kebutuhan dasar terpenuhi,” tambahnya.

BNPB juga memperingatkan adanya potensi longsor susulan sehingga masyarakat diminta segera mengungsi ke lokasi lebih aman.

3. 200 Personel Gabungan Dikerahkan

Sebanyak 200 personel dikerahkan untuk mencari warga yang masih hilang.
"Nama-namanya sudah terdata… kami mengerahkan satgas pencarian gabungan Basarnas, TNI-Polri, relawan, BNPB, BPBD, sekitar 200 orang," jelas Suharyanto.

Ia menambahkan bahwa Kecamatan Majenang memiliki beberapa titik kritis rawan bencana. Lokasi longsor kali ini termasuk salah satu titik tersebut.

4. Mensos Siapkan Tenda dan Bantuan Darurat

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memastikan pihaknya menyiapkan bantuan darurat dan santunan untuk korban.

"Nanti kita berikan santunan untuk ahli waris… dan kita akan membantu mereka yang terdampak," jelasnya.

Kemensos juga menyiapkan tenda pengungsian, dapur umum, bahan makanan, pakaian, hingga layanan psikososial bagi warga yang mengungsi.

5. Daftar 20 Warga yang Masih Hilang

Hingga Jumat, masih ada 20 warga yang belum ditemukan. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah ini.

"Saat ini tiga korban telah ditemukan meninggal dunia dan 20 warga masih dalam pencarian," ujarnya.

Berikut data warga hilang menurut BPBD Cilacap, Jumat (14/11/2025):

6 Warga Dusun Tarukahan:

14 Warga Dusun Cibuyut:

 

Editor : Ubaidillah
#kabupaten cilacap #tanah lonsor #bnpb #tim sar #cuaca ekstrem #cilacap #LONSOR CILACAP