News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kisah Cinta Wiranto dan Rugaiya Usman: 50 Tahun Bersama hingga Akhir Hayat

Ubaidillah • Selasa, 18 November 2025 | 13:10 WIB
Jenderal (Purn) TNI Wiranto berduka setelah istri tercintanya, Rugaiya Usman meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 15.55 WIB. Foto/Ist
Jenderal (Purn) TNI Wiranto berduka setelah istri tercintanya, Rugaiya Usman meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 15.55 WIB. Foto/Ist

Radarbangkalan.id - JENDERAL (Purn) TNI Wiranto tengah berduka setelah istrinya, Rugaiya Usman, meninggal dunia di Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 15.55 WIB.

Kepergian Rugaiya bukan hanya meninggalkan kesedihan mendalam, tetapi juga menutup perjalanan cinta yang telah mereka rawat selama 50 tahun.

Wiranto, yang menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, terlihat begitu kehilangan ketika mengenang perjalanan panjang rumah tangganya di hadapan peti jenazah sang istri. Hanya sehari sebelumnya, keduanya merayakan ulang tahun perkawinan emas.

Baca Juga: Marissa Anita Resmi Gugat Cerai Andrew Trigg, Sidang Perdana 19 November 2025

“Baru kemarin kami merayakan 50 tahun perkawinan,” tutur mantan Panglima ABRI itu dengan suara bergetar. Ia mengaku berharap dapat melewati masa tua bersama istri tercintanya.

Takdir berbicara lain. Setelah menjalani perawatan intensif, Rugaiya berpulang. Meski berat, Wiranto menyebut dirinya hanya bisa berserah kepada Allah SWT.

Kisah cinta keduanya bermula ketika Rugaiya masih duduk di bangku SMA pada usia 15 tahun. Ia aktif mengikuti berbagai kegiatan, termasuk ajang pemilihan ratu, dan di situlah takdir mempertemukan mereka.

Wiranto hadir sebagai juri menggantikan temannya, dan percakapan kecil itu berkembang menjadi hubungan yang lebih dekat.

Setelah lulus SMA, Rugaiya ingin berkuliah namun terkendala biaya. Ada yang menawarkan bantuan, tetapi ia takut terikat utang budi.

Pada akhirnya, ia menerima lamaran Wiranto dengan satu permintaan: ia ingin tetap bisa melanjutkan pendidikan.

Baca Juga: MUA Dea Lipa Akui Dirinya Pria Bernama Deni, Keluarganya Sampaikan Permintaan Maaf

Janji itu dipenuhi Wiranto. Ketika sang suami bertugas di Jawa, Rugaiya kuliah di Fakultas Hukum Universitas Jember.

Perjalanan rumah tangga mereka selalu diwarnai kebersamaan. Rugaiya setia mendampingi sang suami menjalankan tugas sebagai perwira hingga menjabat Panglima ABRI.

Ia bahkan pernah menyampaikan bahwa Wiranto menyebut dirinya sebagai “pakaian” — penjaga, pelindung, dan bagian penting yang memberi kehormatan dalam kehidupan seorang prajurit.

Rugaiya dikenal sebagai sosok penyayang dan sedikit pencemburu, tetapi dalam batas wajar. Baginya, dasar pernikahan adalah kepercayaan.

Baca Juga: Dugaan Ijazah Palsu Arsul Sani Menguak, 5 Anggota DPR Diseret ke MKD

Ia juga pernah mengungkap bahwa selama berpacaran, Wiranto tidak pernah mengucapkan kata “cinta”. Ketika ia bertanya alasannya, Wiranto menjawab bahwa cinta adalah tindakan, bukan sekadar kata-kata. Perhatian, pengorbanan, dan rasa memiliki adalah bentuk cinta sejati.

Kisah cinta mereka menjadi gambaran pasangan yang saling menjaga hingga setengah abad. Rumah tangga yang dibangun sejak 22 Februari 1975 itu dikaruniai tiga anak.

Lima puluh tahun bersama merupakan perjalanan yang tidak dimiliki banyak pasangan, dan wafatnya Rugaiya menjadi akhir dari babak besar kehidupan Wiranto.

Jenazah Rugaiya disemayamkan di Kompleks PATI-AD Bambu Apus sebelum diberangkatkan ke Delingan, Karanganyar, Jawa Tengah, untuk dimakamkan. Wiranto dan keluarga memohon doa agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi-Nya.

Di balik perjalanan panjang karier militer dan politik Wiranto, kisah cintanya bersama Rugaiya Usman memperlihatkan sisi lembut seorang jenderal: suami penyayang, ayah penuh kasih, dan pria yang menepati janji hingga akhir hayat.

Baca Juga: Curhatan Helwa Bachmid Ungkap Pahitnya Pernikahan dengan Bahar bin Smith: ‘Setahun Hidupku Kamu Buat Menderita’

GedeAgung Jonapartha (bertopi) dan) Dr. Putu Eka Trisno Dewi, S.H., M.H (batik) saat menyampaikan klarifikasi di kantor radarbali.id, Senin 17 November 2025
GedeAgung Jonapartha (bertopi) dan) Dr. Putu Eka Trisno Dewi, S.H., M.H (batik) saat menyampaikan klarifikasi di kantor radarbali.id, Senin 17 November 2025
Warga memberi klarifikasi di hadapan tim Kementerian LH Pusat pada Jumat 14 November 2025 (inzert) Humas PT Klin Jonaparta dan Kuasa Hukum PT Klin memberi keterangan pers kepada wartawan (17/10/202)
Warga memberi klarifikasi di hadapan tim Kementerian LH Pusat pada Jumat 14 November 2025 (inzert) Humas PT Klin Jonaparta dan Kuasa Hukum PT Klin memberi keterangan pers kepada wartawan (17/10/202)
Editor : Ubaidillah
#Rugaiya Usman #pemakaman istri wiranto #Istri Wiranto meninggal dunia #kisah cinta #istri wiranto #wiranto