Radarbangkalan.id - Yasika Aulia Ramadhani, putri Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Yasir Machmud, tengah menjadi perhatian publik setelah diketahui mengelola 41 dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Sulsel.
Baca Juga: Kepala BGN Buka Suara soal Kasus Anak Waka DPRD Sulsel, Ini Penjelasannya
Pengelolaan tersebut dilakukan melalui yayasan Yasika Group, dengan persebaran dapur sebagai berikut:
16 dapur di Makassar
3 dapur di Parepare
2 dapur di Gowa
10 dapur baru di Kabupaten Bone
Jumlah dapur yang cukup besar ini memicu diskusi publik karena aturan Badan Gizi Nasional (BGN) sebenarnya membatasi kepemilikan maksimal 10 dapur untuk satu yayasan dalam satu provinsi.
Baca Juga: Kepala BGN Buka Suara soal Kasus Anak Waka DPRD Sulsel, Ini Penjelasannya
Respons BGN: Apresiasi Kontribusi, Penertiban Administrasi Tetap Perlu
Meski menyoroti aspek aturan, BGN tetap mengapresiasi kontribusi Yasika dalam mendukung percepatan layanan gizi. Penertiban administrasi disebut perlu dilakukan agar sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga November 2025, ada sekitar 17 dapur MBG yang aktif beroperasi, menyerap sekitar 850 tenaga kerja.
Setiap dapur melayani rata-rata 3.000 siswa per hari, sehingga manfaat program telah dirasakan oleh lebih dari 60.000 orang.
Investasi dan Potensi Pendapatan
Investasi pendirian satu dapur MBG diperkirakan mencapai Rp1,5 miliar. Dengan total 41 dapur, nilai investasi Yasika Group berada di kisaran Rp61,5 miliar.
Baca Juga: Lowongan OJK Dibuka Hari Ini untuk Lulusan D4 sampai S3, Cek Syaratnya
Dari sisi operasional, jika keuntungan bersih diperkirakan Rp2.000 per porsi, omzet seluruh dapur yang aktif bisa mencapai sekitar Rp246 juta per hari.
Misi Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Yasika menegaskan bahwa misinya bukan hanya memastikan anak-anak mendapat makanan bergizi, tetapi juga memberdayakan petani, peternak, dan pekebun sebagai pemasok bahan baku. Program ini turut mendorong pergerakan ekonomi di desa-desa sekitar dapur MBG.
Baca Juga: Mahasiswa Untag Audiensi ke Polda Jateng, Ini Penjelasan Polisi soal Dosen yang Tewas
Sosok Yasika Aulia digambarkan sebagai representasi generasi muda yang peduli pada kesehatan publik sekaligus pembangunan ekonomi daerah.
Meskipun mendapat sorotan dan beberapa tantangan regulasi, kiprahnya dinilai bisa menjadi inspirasi untuk program serupa di wilayah lain, terutama dalam penguatan gizi dan pemberdayaan masyarakat.
Editor : Ubaidillah