Radarbangkalan.id - Satu dari dua anggota TNI yang hilang saat melakukan evakuasi warga terdampak longsor di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang, akhirnya ditemukan. Korban adalah Prada Zeni Marpaung dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang.
Ia ditemukan di aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Tim Inafis Polda Sumbar telah memverifikasi identitas korban.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat untuk Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
"Korban Prada Zeni Marpaung ditemukan dalam kondisi gugur," kata Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol Letkol Kav Taufiq dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/11/2025).
Prada Zeni sebelumnya hilang bersama rekannya, Pelda Yudi Gusnadi, ketika keduanya membantu evakuasi warga di lokasi longsor.
Sejak kejadian terjadi, tim gabungan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan pemerintah daerah melakukan pencarian intensif di titik-titik terdampak. Pencarian terhadap Pelda Yudi Gusnadi masih berlangsung.
Tim gabungan kembali menyisir jalur sungai dan area timbunan material longsor dengan menerapkan prosedur keselamatan ketat karena kondisi tanah masih sangat labil.
Baca Juga: Banjir Medan Rendam 19 Kecamatan, Ribuan Rumah Terendam dan Rumah Dinas Bobby Ikut Kebanjiran
Letkol Kav Taufiq menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Prada Zeni. "Musibah ini tidak hanya meninggalkan duka bagi masyarakat Sumbar, tetapi juga bagi keluarga besar Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi Almarhum Prada Zeni Marpaung,” ujarnya.
Saat ini, jenazah Prada Zeni berada di RST Dr. Reksodiwiryo sebelum diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara militer di kampung halamannya di Langkat, Sumatera Utara.
Sebelumnya, tiga anggota TNI dinyatakan hilang saat proses evakuasi di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang Barat.
Seorang prajurit, Serda Robi dari Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar, lebih dulu ditemukan meninggal dunia pada Jumat (29/11/2025). Jenazahnya berhasil dievakuasi dari timbunan tanah sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kondisi Gary Iskak Sebelum Kecelakaan Tunggal di Pesanggrahan
Kapendam XX/TIB Letkol Kav Taufiq menjelaskan bahwa dua prajurit Subdenpom XX/5 Padang Panjang, yakni Pelda Yudi Gusnadi dan Prada Zeni Marpaung, hilang kontak setelah tertimbun tanah.
Mereka diduga terseret material longsor yang tiba-tiba turun saat tim gabungan tengah membantu mengevakuasi masyarakat.
"Pada saat proses penanganan dan evakuasi masyarakat berlangsung, longsor susulan kembali terjadi dan menimpa para petugas yang berada di lokasi.
Baca Juga: Kisah Hafithar, Bocah SD yang Pergi Sekolah Seorang Diri Sejak Subuh, Kini Dapat Bantuan Pemda
Tiga personel TNI AD yang saat itu tengah membantu evakuasi ikut terdampak material longsor," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa para prajurit tersebut gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan. "Mereka adalah prajurit terbaik yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya di wilayah Sumbar yang kita cintai. Mari kita berdoa bersama agar bencana ini segera berakhir,” ujarnya.
Baca Juga: Polisi Ungkap Kondisi Gary Iskak Sebelum Kecelakaan Tunggal di Pesanggrahan
Editor : Ubaidillah