Radarbangkalan.id - Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning mengatakan partainya telah meminta seluruh kader membantu korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Ribka menyebut instruksi itu sudah disampaikan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partai.
Baca Juga: Aceh Timur Nyaris Kolaps Usai Banjir Besar: 24 Kecamatan Lumpuh, Bupati Menangis Minta Bantuan Presiden
"Kalau per DPD, DPC, sudah ada instruksi, teman-teman juga udah jalan," kata Ribka di Ancol, Jakarta Utara, Senin (1/12/2025).
Ribka mengatakan dirinya ingin meninjau lokasi terdampak bencana di Sumut. Namun, katanya, akses ke lokasi bencana masih terputus.
"Saya mungkin kalau nggak besok, Rabu berangkat ke sana, cuma kan akses jalan susah, terus BBM sulit, karena SPBU-SPBU susah kan," ujarnya.
Ribka mengatakan ada beberapa titik di Sumatera Utara seperti Sibolga, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan, yang masih sulit dijangkau. Dia mengatakan dirinya juga berencana ke Padang.
"Misalnya ke Sibolga, Tapteng, Tapsel, misalnya kayak gitu masih sulit banget sih, Sumut ya. Nah kayak Padang, harus di Kota Padang-nya aja misalnya ketemu DPD di sana," ucap Ribka.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Siap Kucurkan Dana Darurat untuk Banjir Bandang dan Longsor di Sumatera
Instruksi Megawati untuk Kader PDIP
Dia mengatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah meminta seluruh kader memantau situasi bencana di Sumatera. Dia juga mengatakan Megawati meminta bantuan harus terus mengalir untuk korban.
"Kita tapi kontak terus. Itu kan perintah Ibu (Megawati) harus terus dipantau dan bantuan terus ada," ujarnya.
Ribka menyebut Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP telah bekerja membantu korban. Dia mengatakan Baguna PDIP sudah lengkap hingga tingkat kecamatan.
"Kalau Baguna kan memang udah terstruktur, provinsi, kabupaten/kota sudah ada, sampai kecamatannya. Minimal kalau begitu terjadi, tingkat ranting PAC," katanya.
Baca Juga: McLaren Perkasa! Piastri dan Norris Naik Podium di Sprint F1 Qatar 2025
Sorotan Soal Gelondongan Kayu dan Kerusakan Hutan
Ribka juga menyoroti maraknya gelondongan kayu saat banjir bandang melanda. Dia menyebut kondisi itu menjadi permasalahan yang disorot PDIP sejak lama.
"Makanya itu udah Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri) 'Merawat Pertiwi' bolak-balik ngomong bahwa itu hutan jangan digunduli, harus menanam hutan dari dulu kan. Tapi kan dicuekin aja," kata Ribka.
Baca Juga: Banjir Aceh Timur 2 Meter Lebih, Warga Terjebak Tanpa Akses dan Mulai Kelaparan
Ribka mengatakan Megawati telah meminta reboisasi dilakukan sejak dulu. Dia menyebut penanaman pohon telah dilakukan secara rutin oleh PDIP.
"Reboisasi kita ya dari dulu ya perintah Ibu (Megawati), Kalau setiap ulang tahun partai, penanaman di Jawa Barat, di mana, itu selalu diimbau seperti itu," ujarnya.
PDIP Fokus Bantu Korban Bencana di Sumatera
Dia mengatakan program penghijauan selalu menjadi isu yang dibahas dalam Rakernas PDIP. Dia kembali menyebut Megawati telah meminta seluruh kader PDIP fokus membantu korban bencana di Sumatera.
"Semua sudah instruksi secara tertulis, bahkan Ibu (Megawati) menginstruksikan harus fokus kepada khususnya yang Sumatera," ujarnya.
Editor : Ubaidillah