Radarbangkalan.id - Muhammad Prillio atau Lillo (11), siswa SDN 01 Kalibaru Pagi, Jakarta Utara, menjadi salah satu korban dalam insiden ditabraknya rombongan siswa oleh mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (11/12/2025).
Pihak keluarga mengungkap bahwa Lillo mengalami luka berat akibat peristiwa tersebut.
Baca Juga: Update Kasus Kalibata: Satu Tewas, Satu Kritis, Polisi Buru Pelaku Ganda
Tante korban, Mardina, menjelaskan bahwa 18 gigi Lillo copot setelah dihantam mobil tersebut. Selain itu, ia mengalami luka parah di bagian wajah dan rahang.
"Kondisinya saat ini memang ada luka di rahangnya itu karena memang giginya tanggal, copot 18 dengan kondisi luka luar biasa," ujar Mardina di RSUD Koja, Jakarta Utara.
Di lokasi kejadian, Lillo juga sempat mengeluarkan darah dari telinganya. Mardina menduga mobil melaju cukup cepat saat menghantam area sekolah.
"Termasuk ponakan saya yang luar biasa dihantam sampai dia ngeluarin darah karena mungkin hantaman itu cukup keras jadi dia tersungkur, mukanya kena halaman sekolah," jelasnya.
Baca Juga: Direktur Utama Terra Drone Ditangkap Terkait Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang
Saat ini Lillo menjalani perawatan intensif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU). Meski mengalami luka parah, keluarga menyebut kondisinya stabil dan ia masih bisa merespons.
"Sejauh ini Alhamdulillah masih sadar, dan orangnya masih respons, diajak komunikasi tadi sama pihak dokter juga nanya masih respon," kata Mardina.
Rencananya, Lillo akan menjalani tindakan operasi. Namun, keputusan akan diambil setelah satu pekan observasi.
"Penanganannya, dia (dokter) bilang katanya ada tindakan operasi tapi dilihat satu Minggu setelah observasi memarnya," tandasnya.
Baca Juga: Kasus Cek Mahar Rp 3 Miliar Palsu: Kronologi hingga Mbah Tarman Jadi Tersangka
Editor : Ubaidillah