RadarBangkalan.id - Syafiq Ali (18), pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet sejak akhir Desember 2025, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Tim SAR mengungkapkan kondisi korban saat pertama kali ditemukan di lokasi.
Ketua Operasi SAR Wanadri, Arie Affandi, menjelaskan bahwa jasad Syafiq ditemukan tidak jauh dari titik awal korban terpisah dari rekannya saat pendakian. Di sekitar lokasi tersebut juga ditemukan sejumlah barang pribadi milik korban.
Baca Juga: Pendaki Gunung Slamet Syafiq Ali Ditemukan Meninggal Setelah Hilang 19 Hari
“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi berpisah. Di sekitar situ juga ada ceceran barang seperti dompet, tracking pole, senter, emergency blanket, dan perlengkapan lainnya,” ujar Arie Affandi kepada wartawan, Rabu (14/1/2026).
Arie menegaskan bahwa korban tidak ditemukan dalam kondisi tertimbun pasir atau terkubur. Berdasarkan hasil pengamatan tim SAR terhadap dokumentasi di lapangan, korban diduga baru meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan.
Baca Juga: Spesifikasi Samsung Galaxy A07 5G Terungkap, Siap Masuk Indonesia
“Korban sepertinya baru saja meninggal dunia. Perkiraan kami sekitar empat sampai lima hari. Kondisi tubuh korban masih cukup baik,” jelasnya.
Dari hasil evaluasi awal, Syafiq Ali diduga meninggal dunia akibat hipotermia. Dugaan tersebut diperkuat dengan kondisi pakaian korban yang tidak lengkap saat ditemukan.
“Korban mengalami hipotermia. Ia sempat melepaskan celana hingga sebatas dengkul serta sepatu dan kaus kaki. Ceceran perlengkapan itu ditemukan di sekitar lokasi,” tambah Arie.
Baca Juga: Buka Suara soal Alasan Doyan Selingkuh, Jule Bongkar Sikap Kasar Daehoon yang Diduga Lakukan KDRT
Proses evakuasi jasad korban dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi medan dan cuaca di Gunung Slamet yang cukup ekstrem. Tim SAR memastikan seluruh tahapan evakuasi dilakukan sesuai prosedur keselamatan.
Baca Juga: Kronologi Younger Rugi Rp 3 Miliar, Korban Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
Editor : Ubaidillah