RadarBangkalan.id - Rajab merupakan salah satu bulan yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Bulan ini termasuk ke dalam empat bulan suci yang diagungkan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga: Pendaftaran SIPSS Polri 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Daftar Jurusan Lengkap
Keberkahan bulan Rajab menjadikannya momentum spiritual yang istimewa. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan ini adalah memperbanyak doa, karena doa-doa yang dipanjatkan di bulan Rajab diyakini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Imam Asy-Syafi’i (wafat 204 H) pernah menyampaikan bahwa terdapat malam-malam tertentu di mana doa tidak tertolak, termasuk malam pertama bulan Rajab:
خَمْسُ لَيَالٍ لَا يُرَدُّ فِيْهِنَّ الدُّعَاءُ؛ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبٍ، وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ، وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ، وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ، وَلَيْلَةُ النَّحْرِ
Artinya: “Ada lima malam yang doa tidak akan ditolak di dalamnya, yaitu malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Sya’ban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha.” (Al-Umm, vol 1, h 254)
Baca Juga: Jennie BLACKPINK Tampil Elegan dengan Kalung Mewah Fantastis, Jadi Sorotan Publik
Amalan Doa Malam 27 Rajab
Berdasarkan keterangan para ulama, terdapat amalan khusus yang dianjurkan untuk diamalkan pada malam ke-27 bulan Rajab. Amalan ini dibaca sambil menyebutkan hajat yang diinginkan, dengan keyakinan penuh kepada Allah SWT.
Doa ini dibaca pada malam 27 Rajab mulai setelah azan Maghrib hingga sebelum Subuh. Berdasarkan kalender nasional, malam 27 Rajab bertepatan dengan Kamis (15/1/2026). Sementara menurut keputusan Lajnah Falakiyah PBNU, malam 27 Rajab jatuh pada Jumat (16/1/2026).
Baca Juga: Sinopsis Lengkap Film Run, Kisah Kasih Ibu yang Berubah Jadi Teror
Adapun bacaan doanya sebagai berikut:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ، حِينَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ، أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِينَ، وَتُجِيبَ دَعْوَتِي، يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ
Bismillahirrahmanirrahim, Allahuma ini asaluka bimusyahadat asraril muhibbin, wa bikhalwatillati khasashta bisa Sayyidil mursalin, hina asrayta bihi lailassabi’i wal isyrina, an tarhama qalbiyal hazina, wa tujiba da’wati, ya akramal akramin.
Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dengan (perantaraan) penyaksian rahasia-rahasia para pecinta (Allah), dan dengan khalwat (kedudukan khusus) yang Engkau khususkan bagi Pemimpin para rasul, ketika Engkau memperjalankannya (Isra’) pada malam tanggal dua puluh tujuh, agar Engkau mengasihi hatiku yang bersedih dan mengabulkan doaku, wahai Dzat Yang Maha Mulia dari segala yang mulia.”
Baca Juga: Oppo Reno15 Series Segera Rilis di Indonesia, Andalkan Fitur AI Motion Photo Popout
Penjelasan Ulama tentang Keutamaan Doa Malam 27 Rajab
Syekh Muhammad Amin Al-Kurdi Asy-Syafi’i (wafat 1332 H) menjelaskan bahwa siapa saja yang membaca doa tersebut pada malam 27 Rajab lalu memohon hajatnya, maka Allah SWT akan mengabulkan permohonannya:
وَمَنْ قَرَأَ الدُّعَاءَ الْآتِيَ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ مِنْ رَجَبٍ، وَطَلَبَ مَقْصُودَهُ، أَجَابَ اللَّهُ دُعَاءَهُ
Artinya: “Barang siapa membaca doa berikut pada malam tanggal dua puluh tujuh bulan Rajab, lalu memohon apa yang ia inginkan, niscaya Allah akan mengabulkan doanya.” (Dlau As-Siraj Fi Fadl Rajab Wa Qisah Al-Mi’raj, h 9)
Baca Juga: Kronologi Younger Rugi Rp 3 Miliar, Korban Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
Pendapat serupa juga disampaikan Syekh Muhammad bin Abdullah Al-Halibi Al-Hanafi Al-Qadiri (wafat 1314 H). Ia mengutip riwayat yang menyebutkan bahwa di bulan Rajab terdapat satu malam yang pahala ibadahnya setara dengan seribu tahun ibadah, yaitu malam 27 Rajab atau malam Isra dan Miraj.
Ia menjelaskan bahwa siapa saja yang membaca doa tersebut pada malam 27 Rajab, kemudian bershalawat kepada Nabi SAW sebanyak sepuluh kali dan menyampaikan hajatnya, maka hajat tersebut akan dikabulkan atas izin Allah SWT:
إِنَّ فِي رَجَبٍ لَيْلَةً أَجْرُ الْعَامِلِ فِيهَا كَعِبَادَةِ أَلْفِ سَنَةٍ
Artinya: “Sesungguhnya di bulan Rajab terdapat satu malam, amal orang yang beribadah pada malam itu pahalanya seperti beribadah selama seribu tahun.” (Nurul Anwar Wa Kanzul Asrar, h 38)
Baca Juga: Tertipu Rp30 Juta demi Masuk Batik Air, Khairun Nisa Berujung Jadi Pramugari Gadungan
Penutup
Malam 27 Rajab merupakan malam yang sangat istimewa karena bertepatan dengan peristiwa agung Isra dan Miraj.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pelecehan Anak oleh Trainer Gym Semarang, Keluarga Rugi Rp400 Juta
Momentum ini menjadi kesempatan besar bagi umat Islam untuk memperbanyak doa, shalawat, serta amal kebaikan dengan penuh harap dan keikhlasan.
Rajab selayaknya dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.
Baca Juga: Viral Curhat Guru ASN Pasuruan soal Jarak 57 Km, Berujung Pemecatan
Dengan keyakinan penuh akan rahmat dan kasih sayang-Nya, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa serta hajat terbaik, berharap keberkahan di dunia dan keselamatan di akhirat. Wallahu a’lam bis shawab.
Editor : Ubaidillah