RadarBangkalan.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pati, Sudewo, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Pati pada Senin, 19 Januari 2026. Saat ini, Sudewo menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik di Polres Kudus.
Baca Juga: OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Keluar dari Polres Kudus Tengah Malam
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan tersebut dan menyebut Sudewo sebagai salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati.
Penangkapan ini kembali menempatkan nama Sudewo dalam sorotan publik, mengingat rekam jejak kontroversinya selama menjabat sebagai kepala daerah.
Kontroversi Kenaikan PBB di Pati
Sudewo sebelumnya sempat menuai polemik besar setelah menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga 250 persen. Kebijakan tersebut memicu gelombang penolakan dari masyarakat Pati.
Baca Juga: KPK OTT di Madiun, Wali Kota Maidi Termasuk 9 Orang Dibawa ke Jakarta
Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi pada 5 Agustus 2025 dan sempat diwarnai kericuhan. Bahkan, tuntutan pemakzulan terhadap Sudewo mengemuka dalam aksi tersebut.
Tak lama setelah peristiwa itu, Sudewo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kericuhan yang terjadi dan akhirnya membatalkan kenaikan PBB tersebut.
Riwayat Pendidikan Sudewo
Sudewo merupakan lulusan Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Pascasarjana di Universitas Diponegoro (Undip) dengan mengambil program Teknik Pembangunan.
Baca Juga: 5 Fakta Pegawai Pajak Jakarta Utara Kena OTT KPK, Dugaan Suap hingga Barang Bukti
Gelar magister atau S2 diraihnya pada tahun 2001, yang kemudian menjadi modal penting dalam karier birokrasi dan politiknya.
Baca Juga: Krisis Iran Memuncak, Nilai Rial Tembus 1,1 Juta per Dolar AS
Karier Birokrasi dan Organisasi
Sebelum terjun ke dunia politik, Sudewo pernah berkarier sebagai Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum di wilayah Jawa Timur dan Bali.
Baca Juga: Respons Aurelie Moeremans soal Kasus Child Grooming yang Baru Viral
Ia juga aktif dalam berbagai organisasi profesi. Sudewo pernah menjabat sebagai Ketua Keluarga Besar Marhaenis pada tahun 2000 serta Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia pada tahun 2001.
Dua Periode Menjadi Anggota DPR
Dalam dunia politik nasional, Sudewo pernah menjadi anggota DPR selama dua periode, yakni periode 2009–2013 dan 2019–2024.
Baca Juga: Respons Aurelie Moeremans soal Kasus Child Grooming yang Baru Viral
Pengalaman panjang di legislatif tersebut mengantarkannya maju sebagai kepala daerah dan terpilih sebagai Bupati Pati.
Kini, perjalanan karier politik Sudewo kembali diuji setelah dirinya terjerat Operasi Tangkap Tangan KPK dan menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pelecehan Anak oleh Trainer Gym Semarang, Keluarga Rugi Rp400 Juta
Editor : Ubaidillah