Radarbangkalan.id - Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya informasi yang menyebut Kementerian Agama (Kemenag) membuka pendaftaran CPNS dan PPPK tahun 2026.
Bahkan, sejumlah konten di TikTok dan platform digital lainnya menyertakan tautan pendaftaran dan janji kemudahan lolos seleksi.
Namun, benarkah Kemenag sedang membuka rekrutmen aparatur sipil negara tahun ini?
Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kemenag, Wawan Djunaedi, langsung angkat bicara. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembukaan pendaftaran CPNS maupun PPPK di lingkungan Kemenag.
“Informasi yang beredar itu tidak benar. Kami belum membuka rekrutmen apa pun,” tegas Wawan di Jakarta.
Wawan menyebutkan bahwa konten-konten yang beredar kerap menyertakan tautan tidak resmi, bahkan ada yang meminta data pribadi dan biaya pendaftaran.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan janji kelulusan atau kemudahan proses seleksi.
“Kalau ada rekrutmen resmi, pasti kami umumkan melalui website Kemenag dan kanal pemerintah. Tidak pernah lewat pesan pribadi atau tautan yang tidak jelas,” ujarnya.
Kemenag menegaskan bahwa setiap proses rekrutmen ASN selalu dilakukan secara transparan dan diumumkan melalui kanal resmi seperti Kemenag.go.id dan akun media sosial terverifikasi.
Tidak ada jalur khusus, tidak ada pendaftaran lewat pesan pribadi, dan tidak ada pungutan biaya.
Kemenag juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan aktif melakukan pengecekan informasi.
Jika menemukan konten mencurigakan yang mengatasnamakan Kemenag, segera laporkan melalui akun resmi agar bisa ditindaklanjuti.
“Peran masyarakat sangat penting agar kita bisa bersama-sama melawan hoaks dan menjaga integritas proses rekrutmen ASN,” tutup Wawan.
Editor : Yusron Hidayatullah