RadarBangkalan.id - Nisfu Syaban menjadi momen istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang banyak dikerjakan pada malam pertengahan bulan Syaban ini adalah sholat Nisfu Syaban.
Baca Juga: Niat Puasa Nisfu Syaban Digabung Ayyamul Bidh 2026, Lengkap Arab Latin dan Artinya
Sholat sunnah Nisfu Syaban diyakini memiliki keutamaan bagi siapa saja yang mengamalkannya. Dikutip dari buku "Hujjah Ilmiah Amalan di Bulan Syaban" yang diterbitkan oleh Pustaka Al-Bahjah, di antara keutamaan sholat sunnah Nisfu Syaban adalah dikabulkannya doa-doa oleh Allah SWT, serta dibukanya pintu ampunan dan pintu rezeki.
Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dan Imam Baihaqi:
Baca Juga: Lengkap! Jadwal Malam Nisfu Syakban 2026, Niat Puasa Ayyamul Bidh, Salat, dan Doa Nisfu Syaban
Artinya: "Dari Sayyidina Ali bin Abu Thalib bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: "Apabila tiba malam Nisfu Syaban, sholatlah pada malam harinya dan puasalah di siang harinya karena Allah menyeru hamba-Nya di saat tenggelamnya matahari, lalu berfirman: 'Adakah yang meminta ampun kepada-Ku? niscaya Aku akan mengampuninya, Adakah yang meminta rezeki kepada-Ku? niscaya akan memberinya rezeki. Adakah yang sakit? niscaya Aku akan menyembuhkannya, Adakah yang demikian (maksudnya Allah akan mengabulkan hajat hambanya yang memohon pada waktu itu).... Adakah yang demikian.... sampai terbit fajar."(HR Ibnu Majah dan Baihaqi)
Baca Juga: Al Nassr Menang 1-0 atas Al Riyadh Tanpa Cristiano Ronaldo, Sadio Mane Jadi Penentu
Agar ibadah ini dikerjakan dengan benar, umat Islam penting memahami ketentuan sholat Nisfu Syaban mulai dari waktu pelaksanaan, tata cara, hingga bacaan niat dan doa. Berikut panduan lengkap sholat Nisfu Syaban 2026 yang dapat diamalkan.
Cara Sholat Nisfu Syaban 2 Rakaat
Mengacu pada buku "Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet" karya Ibnu Watiniyah, sholat Nisfu Syaban dapat dikerjakan mulai dari 2 hingga 100 rakaat, dengan ketentuan setiap dua rakaat satu salam.
Baca Juga: Jetour Indonesia Investigasi SUV Jetour T2 Terbakar Usai Kecelakaan dengan BMW di Tol Jagorawi KM 31
Bagi yang tidak mampu menunaikan 100 rakaat, cukup mengerjakan 2 rakaat juga diperbolehkan.
Berikut urutan tata cara sholat Nisfu Syaban 2 rakaat:
Membaca niat
Takbiratul ihram
Membaca Al-Fatihah
Membaca surah Al-Kafirun
Rukuk
Membaca doa i’tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk rakaat kedua
Membaca Al-Fatihah
Membaca surah Al-Ikhlas
Mengulang aktivitas rukuk hingga sujud kedua
Tahiyat akhir
Salam
Setelah salam, dianjurkan membaca surah Yasin tiga kali. Setiap bacaan Yasin disertai niat berbeda:
Baca Juga: Suderajat Penjual Es Gabus Disemprot Dedi Mulyadi, Ngaku Susah Padahal Kantongi Rp 100 Juta
Yasin pertama diniatkan agar dipanjangkan umur dalam keadaan tetap beribadah dan taat kepada Allah SWT
Yasin kedua diniatkan agar dikaruniai rezeki yang halal untuk bekal ibadah kepada Allah SWT
Yasin ketiga diniatkan agar Allah SWT menetapkan iman dan Islam serta dianugerahi kematian husnul khatimah
Cara Sholat Nisfu Syaban 100 Rakaat
Selain 2 rakaat, sholat Nisfu Syaban juga dapat dikerjakan hingga 100 rakaat. Masih mengacu pada sumber yang sama, sholat ini dilakukan dengan pola dua rakaat satu salam, kemudian diulang sampai mencapai 100 rakaat.
Baca Juga: 118 Siswa SMAN 2 Kudus Dirawat Diduga Keracunan MBG, Total Keluhan Capai 600 Orang
Berikut tata cara sholat Nisfu Syaban 100 rakaat:
Membaca niat
Takbiratul ihram
Membaca Al-Fatihah
Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 10 kali
Rukuk
Membaca doa i’tidal
Sujud
Duduk di antara dua sujud
Sujud kedua
Berdiri untuk rakaat kedua
Membaca Al-Fatihah
Membaca surah Al-Ikhlas sebanyak 10 kali
Mengulang aktivitas rukuk hingga sujud kedua
Tahiyat akhir
Salam
Baca Juga: Video Viral Wanita “Sok Imut” Diklaim Punya Versi 35 Menit, Warganet Ramai Cari Link
Setelah salam, dianjurkan membaca surah Yasin tiga kali dengan niat yang sama seperti sholat 2 rakaat. Tahapan ini kemudian diulang pada rakaat berikutnya hingga selesai 100 rakaat.
Niat Sholat Nisfu Syaban
Sholat Nisfu Syaban bisa dikerjakan sendiri maupun berjamaah. Bacaan niatnya pun disesuaikan apakah seseorang sholat sendirian, menjadi imam, atau menjadi makmum.
Baca Juga: Motif Bullying Siswi SMP di Surabaya Diduga Karena Masalah Cowok, Korban Alami Luka dan Depresi
Niat Sholat Nisfu Syaban Sendiri
أُصَلَّى سُنَّةً لِإِحْيَاءِ لَيْلَةِ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushallii sunnatan li-ihyaʻi lailati nishfi sya'baana rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi taala.
Artinya: "Saya niat shalat sunnah Nisfu Syaban dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."
Niat Sholat Nisfu Syaban Berjamaah Sebagai Imam
أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Usholli sunnatan nisfu syakbaana rakataini lillahi ta ala.
Artinya: "Saya berniat salat sunah nisfu Syaban dua rakaat karena Allah Ta ala."
Baca Juga: Viral Video Oknum Polantas Diduga Pungli di Cideng Barat Jakpus, Kini Jalani Patsus
Niat Sholat Nisfu Syaban Berjamaah Sebagai Makmum
أُصَلِّي سُنَّةَ نِصْفِ شَعْبَانَ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلَّهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnata Nishfi Syaban rak ataini mamuman lillahi ta ala.
Artinya: "Aku niat sholat sunnah nisfu syaban dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta ala. Allahu Akbar."
Baca Juga: Whip Pink Gas Dikaitkan dengan Kematian Lula Lahfah, Ini Penjelasan Lengkapnya
Doa Sesudah Sholat Nisfu Syaban
Setelah menunaikan sholat Nisfu Syaban, umat Islam dianjurkan membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يَمُنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَأَمَانَ الْخَابِفِينَ. اَللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَى فِي الرِّزْقِ فَامْحُ اللَّهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمَ الْكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِى وَاقْتَارِ رِزْقِي وَأَثْبِتْنِي عِنْدَكَ فِي أُمّ الْكِتَابِ سَعِيدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أم الكِتَابِ الهِي بِالتَّجَلَّى الْأَعْظَمِ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرٍ شَعْبَانَ الْمُكَرَّمِ الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ وَيُبْرَمُ اِصْرِفْ عَنِّي مِنَ الْبَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ وَأَنْتَ عَلَّامُ الْغُيُوبِ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. أَمِينَ
Baca Juga: Barang Bukti Kasus Kematian Lula Lahfah: Obat, Vape, Liquid hingga Tabung Whip Pink
Arab Latin: Allâhumma yâ dzal manni walâ yamunnu 'alaika yâ dzal jalali wal ikrâm, yâ dzath thauli wal in'âm lâ ilaha illâ anta, dzhahral lâjîn, wa jârul mustajîrîn, wa amânal khẩʻifin. Allahumma in kunta katabtanî 'indaka fi ummil kitâbi syaqiyyan au mahrûman au mathrûdan au muqtarran 'alayya fır rizqi famhu. Allâhumma bi fadlika fi ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî wa thardî waiq târi rizqî wa ats-bitnî 'indaka fi ummil kitâbi sa'îdan marzûqan muwaffaqal lil khairât. Fa innaka qulta wa qaulukal haqqu fi kitâbikal munzali 'alâ nabiyyikal mursali, yamhullâhu mâ yasyâ'u wa yutsbitu wa 'indahu ummul kitâbi. İlâhî bittajallil a'dzhami fi lailatin nishfi min syahri sya'bânal mukarramil latî yufraqu fihâ kullu amrin hakîm wa yubramu ishrif 'annî minal balãʻi mâ a'lamu wa mâ lâ a'lamu wa anta 'allâmul ghuyûbi birahmatika yâ arhamar rahimîn. Wa shallallahu 'alâ sayyidinâ Muhammadin wa 'alâ âlihi wa shahbihi wa sallama. Âmîn.
Baca Juga: Bocoran Android 17 Mulai Terungkap, Google Fokus Rombak Tampilan dan Sistem
Artinya: "Ya Allah, Dzat Pemilik anugerah, bukan penerima anugerah. Wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan. Wahai Dzat yang memiliki kekuasaan dan kenikmatan. Tiada Tuhan selain Engkau. Engkaulah penolong para pengungsi, pelindung para pencari perlindungan, pemberi keamanan bagi yang ketakutan. Ya Allah, jika Engkau telah menulis aku di sisi-Mu dalam Ummul Kitab sebagai orang yang celaka atau terhalang atau tertolak atau sempit rezeki, maka hapuskanlah. Ya Allah, dengan anugerah-Mu, dari Ummul Kitab, akan celakaku, terhalangku, tertolakku dan kesempitanku dalam rezeki, dan tetapkanlah aku di sisi-Mu, dalam Ummul Kitab, sebagai orang yang beruntung, luas rezeki dan memperoleh taufik dalam melakukan kebajikan. Sungguh Engkau telah berfirman, dan firman-Mu pasti benar, dalam Kitab Suci-Mu yang telah Engkau turunkan melalui lisan Nabi-Mu yang terutus: Allah menghapus apa yang dikehendaki dan menetapkan apa yang Dia kehendaki, dan di sisi-Nya terdapat Ummul Kitab. Wahai Tuhanku, demi keagungan yang tampak pada malam pertengahan bulan Sya'ban nan mulia, saat dipisahkan (dijelaskan, dirinci) segala urusan yang ditetapkan dan yang dihapuskan, hapuskanlah dariku bencana, baik yang aku ketahui maupun yang tidak aku ketahui. Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu yang tersembunyi, demi rahmat-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Mengasihi. Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepada junjungan kami, Muhammad, beserta keluarga dan para sahabat beliau. Amin"
Baca Juga: Motif Bullying Siswi SMP di Surabaya Diduga Karena Masalah Cowok, Korban Alami Luka dan Depresi
Waktu Pelaksanaan Sholat Nisfu Syaban 2026
Waktu mengerjakan sholat Nisfu Syaban adalah pada malam ke-15 bulan Syaban. Jika mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI, 15 Syaban 1447 H jatuh pada hari Selasa, 3 Februari 2026.
Namun, malam Nisfu Syaban sudah dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026 setelah waktu Maghrib. Dengan demikian, sholat Nisfu Syaban dapat mulai dilakukan setelah melaksanakan sholat Maghrib pada Senin, 2 Februari 2026.
Baca Juga: Viral Video Oknum Polantas Diduga Pungli di Cideng Barat Jakpus, Kini Jalani Patsus
Demikian panduan lengkap tata cara sholat Nisfu Syaban beserta niat, doa, dan waktu pelaksanaannya. Semoga bermanfaat.
Editor : Ubaidillah