News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

8 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan Menurut Syariat Islam

Ubaidillah • Selasa, 24 Februari 2026 | 06:52 WIB

Ilustrasi - Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan Menurut Syariat Islam
Ilustrasi - Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan Menurut Syariat Islam

RadarBangkalan.id - Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan setiap Muslim yang memenuhi syarat. Selama bulan suci, umat Islam menahan diri dari makan, minum, dan segala hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Agar ibadah tetap sah, penting memahami hal-hal yang dapat membatalkan puasa berikut ini.

Baca Juga: Hal-Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan, Muslim Wajib Tahu

1. Makan dan Minum dengan Sengaja

Makan atau minum secara sengaja saat waktu puasa jelas membatalkan puasa. Jika dilakukan karena lupa, maka puasa tetap sah dan harus segera melanjutkan puasanya hingga Maghrib.

Baca Juga: Jadwal Imsak dan Magrib Surabaya Februari 2026 Lengkap dengan Doa Ramadan

2. Hubungan Suami Istri di Siang Hari

Bersetubuh di siang hari Ramadhan membatalkan puasa dan termasuk pelanggaran berat. Pelakunya wajib mengqadha puasa dan membayar kafarat, yaitu:
• Membebaskan budak
• Jika tidak mampu, berpuasa dua bulan berturut-turut
• Jika tidak mampu, memberi makan 60 orang miskin

Ketentuan ini berdasarkan hadis riwayat Abu Hurairah yang tercantum dalam Shahih Bukhari.

Baca Juga: Viral WNA Mengamuk Saat Tadarusan di Gili Trawangan, Mikrofon Musala Dirusak

3. Muntah dengan Sengaja

Jika seseorang sengaja memuntahkan isi perutnya, maka puasanya batal. Namun jika muntah terjadi tanpa disengaja, puasa tetap sah dan tidak perlu qadha.

4. Mengeluarkan Darah dengan Sengaja

Sebagian ulama berpendapat bahwa mengeluarkan darah secara sengaja seperti hijamah (bekam) dapat membatalkan puasa. Namun jika darah keluar karena kecelakaan atau alasan medis yang tidak disengaja, puasa tetap sah.

Baca Juga: Viral Ayah Aniaya Anak 3,5 Tahun di Sragen, Diduga untuk Judi Online

5. Menstruasi dan Nifas

 

Wanita yang mengalami haid atau nifas tidak diperbolehkan berpuasa. Puasa yang batal karena kondisi ini wajib diganti setelah Ramadhan.

6. Gila atau Hilang Akal

Jika seseorang kehilangan akal karena gangguan mental atau sebab lain, maka puasanya batal. Orang yang tidak berakal tidak dibebani kewajiban ibadah sehingga tidak wajib mengganti puasa tersebut.

Baca Juga: Viral Cukup Saya WNI, Anak Jangan dan Penganiayaan Siswa, Ini Respons Arie Kriting

7. Kehilangan Kesadaran Sehari Penuh

Jika seseorang pingsan atau tidak sadarkan diri sepanjang hari penuh tanpa tersisa waktu sadar, maka puasanya batal. Namun jika masih sempat sadar meski hanya sebentar, puasanya tetap sah.

8. Memasukkan Sesuatu ke Dalam Tubuh yang Bersifat Nutrisi

Memasukkan zat yang bersifat mengenyangkan atau memberi nutrisi melalui rongga tubuh, seperti infus nutrisi, dapat membatalkan puasa. Sementara suntikan non-nutrisi umumnya tidak membatalkan puasa menurut banyak ulama.

Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Yogyakarta 24 Februari 2026, Lengkap Waktu Salat dan Dhuha

Kesimpulan

Mengetahui hal-hal yang membatalkan puasa sangat penting agar ibadah Ramadhan berjalan sah dan sempurna.

Baca Juga: Gabriel Magalhães Ejek Tottenham Usai Arsenal Menang 4-1 di Derby London Utara

Jika puasa batal karena sebab tertentu, maka wajib menggantinya di hari lain sesuai ketentuan syariat. Dengan pemahaman yang baik, setiap Muslim dapat menjalankan puasa dengan penuh kesadaran dan meraih ketakwaan yang menjadi tujuan utama Ramadhan.

Editor : Ubaidillah
#puasa #Puasa Ramadhan #rukun Islam #hal-hal yang membatalkan puasa #ramadhan