RadarBangkalan.id - Menjelang Idul Fitri 2026, jasa penukaran uang rupiah pecahan kecil mulai banyak bermunculan di pinggir jalan. Namun, masyarakat diimbau untuk berhati-hati karena jumlah uang yang diterima sering kali tidak sesuai dengan nominal yang diberikan.
Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2026 di PINTAR BI, Cek Syarat dan Jadwalnya
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta, Hermanto, mengingatkan masyarakat agar tidak menukar uang melalui jasa penukaran di pinggir jalan. Menurutnya, saat ini loket resmi perbankan telah menyediakan layanan penukaran uang untuk kebutuhan Lebaran.
Ia menyebutkan bahwa total uang tunai pecahan kecil yang disiapkan lembaga perbankan untuk menghadapi Lebaran tahun ini mencapai hampir Rp5 triliun.
Baca Juga: dr Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro Jaya Terkait Kasus Dugaan Pelanggaran Perlindungan Konsumen
Dana Penukaran Uang Lebaran Meningkat
Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp4,61 triliun.
“Ini sebagai bentuk komitmen Bank Indonesia dan juga lembaga perbankan,” kata Hermanto, Senin (9/3/2026).
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat menjelang perayaan Lebaran.
Baca Juga: Pendaftaran Polri 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya di Sini
“Intinya kami ingin memastikan ketersediaan uang rupiah di masyarakat, menyambut momentum Lebaran tahun ini,” ujarnya.
Penukaran Uang Resmi Hingga 12 Maret 2026
Untuk penukaran uang melalui loket resmi perbankan, layanan masih dibuka hingga 12 Maret 2026.
Baca Juga: Getafe Tumbangkan Real Betis 2-0, Satriano dan Femenia Jadi Penentu Kemenangan
Masyarakat yang ingin melakukan penukaran diharuskan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui aplikasi atau situs PINTAR milik Bank Indonesia dengan mengisi data yang diperlukan.
Setiap orang dapat menukar uang dengan nominal maksimal sebesar Rp5,3 juta.
Pecahan uang yang disediakan mulai dari Rp50 ribu hingga Rp1.000 dalam bentuk uang kertas yang seluruhnya dipastikan masih dalam kondisi baru.
Baca Juga: AC Milan Taklukkan Inter Milan 1-0 di San Siro, Selisih Poin di Klasemen Menyempit
BI Ingatkan Cara Merawat Uang Rupiah
Selain itu, Bank Indonesia juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi uang rupiah agar tidak cepat rusak.
“Kami juga meminta masyarakat agar menjaga uang rupiah jangan sampai lusuh,” kata Hermanto.
Ia mengimbau agar masyarakat tidak melipat, mencoret-coret, meremas, ataupun menstaples uang kertas. Dengan cara tersebut, usia uang rupiah dapat bertahan lebih lama.
Baca Juga: Hasil FA Cup: Manchester City Comeback dan Kalahkan Newcastle 3-1, Omar Marmoush Cetak Brace
Editor : Ubaidillah