News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

4 Prajurit BAIS TNI Diduga Terlibat Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Ubaidillah • Kamis, 19 Maret 2026 | 07:26 WIB
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto (tengah). (Antara/Fath Putra Mulya)
Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayjen TNI Yusri Nuryanto (tengah). (Antara/Fath Putra Mulya)

RadarBangkalan.id - Empat prajurit TNI yang diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, diketahui merupakan personel yang bertugas di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Yusri Nuryanto mengungkapkan bahwa para pelaku berinisial NPP, SL, BHW, dan ES. Keempatnya berasal dari dua matra berbeda, yakni TNI Angkatan Laut (AL) dan TNI Angkatan Udara (AU).

Baca Juga: Peneliti Lesperssi Duga Ada Aktor Lebih Tinggi di Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

"Keempat pelaku bertugas di Denma BAIS TNI," ujar Yusri di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Yusri menjelaskan secara rinci pangkat para tersangka, yaitu Kapten NPP, Letnan Satu (Lettu) SL, Lettu BHW, serta Sersan Dua (Serda) ES. Saat ini keempat prajurit tersebut telah diamankan dan ditahan di Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini keempat tersangka sudah kami amankan di Puspom TNI untuk dilakukan pendalaman ke tingkat penyelidikan. Berdasarkan hasil rekaman CCTV, peran masing-masing pelaku masih terus kami dalami. Proses ini akan kami lakukan secepatnya secara profesional," tegas Yusri.

Baca Juga: CCTV Rekam Detik-detik Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Sebelumnya, Andrie Yunus menjadi korban penyerangan air keras saat dalam perjalanan pulang dari kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.

Insiden tersebut terjadi tidak lama setelah Andrie Yunus melakukan rekaman siniar atau podcast bertajuk "Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia".

Baca Juga: Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026 Resmi Kemenag: Tanggal, Lokasi, dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Akibat serangan tersebut, Andrie mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuhnya dengan tingkat kerusakan mencapai sekitar 24 persen. Kondisi paling parah dilaporkan terjadi pada bagian mata kanan korban.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, aksi penyiraman air keras tersebut diduga melibatkan empat orang pelaku yang kini telah diamankan oleh aparat TNI untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga: PSG Hancurkan Chelsea! Menang 3-0 di Stamford Bridge, Lolos ke Perempat Final dengan Agregat 8-2

Editor : Ubaidillah
#BAIS TNI #danpuspom tni #kontras #Andrie Yunus #penyiraman air keras