News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar Hari Ini, Ini Jadwal dan Tahapannya

Ubaidillah • 2026-03-19 07:37:47
Pengecekan hilal di puncak Monas pukul 18.24 WIB, Selasa (17/2/2026) untuk sidang isbat. Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026 Mulai
Jam Berapa? Cek Lagi Jadwalnya (KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN )
Pengecekan hilal di puncak Monas pukul 18.24 WIB, Selasa (17/2/2026) untuk sidang isbat. Sidang Isbat Penetapan Lebaran 2026 Mulai Jam Berapa? Cek Lagi Jadwalnya (KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN )

 

RadarBangkalan.id - Sidang isbat untuk menentukan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Raya Idul Fitri 2026 digelar pada Kamis (19/3/2026). Penetapan hari raya oleh pemerintah melalui Kementerian Agama akan didasarkan pada hasil perhitungan astronomi atau hisab serta pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari ratusan titik di seluruh Indonesia.

Sidang isbat berlangsung di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Baca Juga: Jadwal Sidang Isbat Idul Fitri 2026, Penentuan 1 Syawal 1447 H Digelar 19 Maret

Tahapan sidang isbat dimulai pada pukul 16.30 WIB dengan agenda seminar posisi hilal yang bersifat terbuka untuk umum. Dalam sesi tersebut akan dipaparkan posisi hilal awal Syawal 1447 Hijriah secara astronomis.

Selanjutnya, pada pukul 18.45 WIB, sidang isbat utama akan digelar secara tertutup setelah waktu Maghrib. Dalam sidang tersebut para peserta akan membahas hasil pemantauan hilal dari berbagai wilayah Indonesia serta mencocokkannya dengan data hisab.

Baca Juga: Peneliti Lesperssi Duga Ada Aktor Lebih Tinggi di Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Kemudian pada pukul 19.25 WIB, Menteri Agama dijadwalkan mengumumkan hasil penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah kepada publik.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat, menjelaskan bahwa penetapan Idul Fitri dilakukan melalui mekanisme sidang isbat sebagaimana penentuan awal bulan Hijriah lainnya.

Baca Juga: PSG Hancurkan Chelsea! Menang 3-0 di Stamford Bridge, Lolos ke Perempat Final dengan Agregat 8-2

“Proses penetapan dilakukan melalui musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab (perhitungan astronomi) serta hasil rukyatul hilal (pengamatan hilal) dari berbagai wilayah di Indonesia,” ujar Arsad.

Ia menambahkan bahwa sidang isbat merupakan forum resmi pemerintah yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, ulama, pakar astronomi hingga organisasi kemasyarakatan Islam.

Baca Juga: Hasil Arsenal vs Leverkusen 2-0: Gol Eze dan Rice Bawa The Gunners ke Perempatfinal Liga Champions

Forum tersebut bertujuan menghasilkan keputusan yang komprehensif dan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia.

Selain itu, sidang isbat juga menjadi forum untuk mempertemukan data hisab dengan laporan rukyat dari berbagai titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia.

“Pemerintah berharap keputusan yang dihasilkan dapat menjadi pedoman bersama bagi masyarakat,” kata Arsad.

Berdasarkan data hisab Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 Hijriah terjadi pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 08.23 WIB.

Baca Juga: Sporting CP Comeback Gila! Hajar Bodo/Glimt 5-0 dan Lolos ke Perempatfinal Liga Champions

Saat rukyatul hilal dilakukan pada hari yang sama, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik.

Sementara itu, sudut elongasi diperkirakan berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, mengatakan bahwa rukyatul hilal akan dilakukan di 177 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

“Seperti biasa, sidang isbat diawali dengan seminar pemaparan posisi hilal oleh Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama. Setelah itu dilanjutkan dengan sidang tertutup untuk membahas hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah, sebelum akhirnya diumumkan kepada masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga: Jadwal Sidang Isbat Lebaran 2026 Resmi Kemenag: Tanggal, Lokasi, dan Prediksi 1 Syawal 1447 H

Sidang isbat juga akan dihadiri berbagai pihak, antara lain perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, Badan Informasi Geospasial (BIG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Observatorium Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), planetarium, para pakar falak dari organisasi masyarakat Islam, serta anggota Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama juga turut dilibatkan.

Baca Juga: Hakim MK Anwar Usman Ucap Salam Perpisahan Jelang Pensiun Setelah 15 Tahun Mengabdi

“Penetapan awal Syawal 1447 H akan menunggu laporan hasil rukyatul hilal dari seluruh daerah yang kemudian dibahas dalam sidang isbat,” ujar Abu Rokhmad.

Kementerian Agama mencatat sedikitnya 117 titik pemantauan hilal tersebar di berbagai daerah yang melibatkan kantor wilayah Kemenag, kantor Kemenag kabupaten dan kota, pengadilan agama, organisasi masyarakat Islam, serta instansi terkait lainnya.

Lokasi pemantauan hilal tersebut berada di berbagai wilayah Indonesia mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau hingga Papua dan Papua Barat.

Baca Juga: Heboh Video Maureen Worth 6 Menit di TikTok dan X, Ini Klarifikasi dan Faktanya

Titik-titik pemantauan tersebut umumnya berada di lokasi strategis seperti observatorium, kawasan pantai, masjid, gedung tinggi hingga perbukitan.

Editor : Ubaidillah
#1 Syawal #Rukyatul Hilal #pemantauan hilal #Idul Fitri 2026 #sidang isbat #1 Syawal 1446 Hijriah #kementerian agama