News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Iran Beri Sinyal Positif, Kapal Pertamina Segera Bisa Lewati Selat Hormuz

Ubaidillah • Minggu, 29 Maret 2026 | 10:38 WIB
Ilustrasi. Sebuah kapal kargo berlayar di Teluk Arab atau Teluk Persia di Uni Emirat Arab, menuju Selat Hormuz, Minggu (15/3/2026). (Sumber: AP
Photo/Altaf Qadri)
Ilustrasi. Sebuah kapal kargo berlayar di Teluk Arab atau Teluk Persia di Uni Emirat Arab, menuju Selat Hormuz, Minggu (15/3/2026). (Sumber: AP Photo/Altaf Qadri)

 

RadarBangkalan.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia mengungkapkan adanya perkembangan positif terkait nasib dua kapal tanker Indonesia yang tertahan di kawasan Selat Hormuz.

Pemerintah Iran disebut telah memberikan sinyal positif untuk mengizinkan kapal milik Pertamina melintasi jalur strategis tersebut.

Baca Juga: Kabar Terbaru Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Ini Penjelasan Lengkapnya

Saat ini, dua kapal yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro masih berada di kawasan Teluk Persia dan belum dapat melanjutkan perjalanan akibat situasi konflik yang memanas.

Kemlu dan KBRI Intensif Berkoordinasi

Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl Mulachela, menyampaikan bahwa pihaknya bersama Kedutaan Besar RI di Teheran terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas Iran.

Baca Juga: Preview Arsenal WFC vs Tottenham Women: Head to Head, Taktik, dan Pemain Kunci

“Dalam perkembangannya, telah terdapat tanggapan positif dari pihak Iran,” ujarnya.

Meski demikian, proses lanjutan kini masih berada pada tahap teknis dan operasional, sehingga belum ada kepastian waktu kapan kedua kapal dapat melintas.

Pertamina Pastikan Awak Kapal Aman

Melalui anak usahanya, Pertamina International Shipping (PIS), Pertamina memastikan kondisi awak kapal dalam keadaan aman.

Baca Juga: Pendaftaran UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka, Simak Jadwal dan Cara Daftarnya

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyatakan koordinasi terus dilakukan dengan Kemlu untuk memastikan kelancaran pelayaran.

Pertamina Pride diketahui berperan penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, sementara Gamsunoro melayani distribusi energi pihak ketiga.

Baca Juga: Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G Resmi Rilis, Bawa Fitur AI dan Kamera 50MP

Dampak Konflik dan Penutupan Selat Hormuz

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran terjadi setelah meningkatnya konflik dengan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Langkah ini berdampak besar pada pasokan energi global, mengingat sekitar 20 persen distribusi minyak dunia melewati jalur tersebut.

Baca Juga: Timnas Indonesia Pesta Gol 4-0, Beckham Cetak Brace di Debut John Herdman

Akibatnya, harga energi di berbagai negara mengalami kenaikan signifikan.

Pemerintah Pastikan Ketahanan Energi Aman

Meski dua kapal tanker Indonesia tertahan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan kondisi ini tidak mengganggu ketahanan energi nasional.

Baca Juga: Kabar Duka, Aktor Korea Lee Sang Bo Meninggal Dunia di Usia 44 Tahun

Pemerintah disebut telah menyiapkan alternatif pasokan, termasuk dari Amerika Serikat, guna menjaga stabilitas energi di dalam negeri.

Editor : Ubaidillah
#Selat Hormuz #kapal tanker iran #kemlu ri #kapal pertamina #kapal pertamina selat hormuz #Iran izinkan kapal Indonesia lewat #Selat Hormuz kapal Pertamina #iran