RadarBangkalan.id - Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) periode April 2026 berpotensi dilakukan lebih cepat. Hal ini terjadi setelah jadwal pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dimajukan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) kini menerima pembaruan data DTSEN lebih awal dari biasanya.
Baca Juga: Barcelona Hancurkan Real Madrid 6-0, Dominasi El Clasico Wanita Tak Terbendung
“Jika sebelumnya data diterima setiap tanggal 20 per triwulan, kini dimajukan menjadi tanggal 10 mulai April 2026,” ujarnya.
Penyaluran Bansos Jadi Lebih Cepat dan Tepat Sasaran
Dengan pembaruan data yang lebih awal, pemerintah memiliki waktu lebih panjang untuk memproses penyaluran bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Baca Juga: Jadwal Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Target Lolos Semifinal
Langkah ini diharapkan membuat distribusi bansos menjadi lebih cepat sekaligus meningkatkan ketepatan sasaran penerima manfaat.
Penyaluran bansos dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) serta melalui PT Pos Indonesia.
Baca Juga: Breaking News: Gempa M7,6 Sulut, Tsunami Terdeteksi di Maluku Utara dan Sulawesi Utara
Realisasi Triwulan I Capai Lebih dari 96 Persen
Kemensos mencatat, penyaluran bansos pada triwulan I 2026 menunjukkan hasil yang sangat baik. Distribusi bantuan PKH dan Program Sembako telah mencapai lebih dari 96 persen kepada masyarakat penerima.
Baca Juga: Update Harga BBM Terbaru April 2026: Pertalite dan Pertamax Tetap, Cek Rinciannya
Dengan perbaikan sistem data, pemerintah optimistis capaian tersebut dapat terus meningkat pada triwulan II 2026.
Fokus pada Kualitas Data dan Kemandirian Penerima
Untuk periode April hingga Juni 2026, Kemensos menargetkan kualitas data DTSEN semakin solid agar penyaluran bansos berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
Baca Juga: Komisi III DPR Panggil Kejari Karo Terkait Kasus Amsal Sitepu
Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat penerima manfaat agar menggunakan bantuan secara bijak sesuai kebutuhan keluarga.
Gus Ipul juga mendorong penerima bansos untuk постепенно beralih ke program pemberdayaan sosial agar ke depan bisa lebih mandiri secara ekonomi.
Baca Juga: Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, Viral Video Call Tak Senonoh
Editor : Ubaidillah