RadarBangkalan.id - Pemerintah melalui Kementerian Sosial kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) pada April 2026. Program yang disalurkan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Masyarakat kini dapat dengan mudah mengecek status penerima bansos secara online menggunakan NIK KTP melalui HP. Sistem terbaru berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) membuat proses pengecekan semakin akurat dan transparan.
Baca Juga: Bansos April 2026 Bisa Cair Lebih Cepat, Ini Penjelasan Kemensos
Cara Cek Bansos PKH & BPNT April 2026
Untuk mengetahui apakah terdaftar sebagai penerima bansos, masyarakat bisa mengakses situs resmi berikut:
https://cekbansos.kemensos.go.id
Langkah-langkahnya:
- Buka situs cek bansos Kemensos
- Pilih wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa)
- Masukkan nama sesuai KTP
- Isi kode captcha yang muncul
- Klik “Cari Data”
Hasil pencarian akan menampilkan status penerima bansos. Jika tidak terdaftar, akan muncul keterangan “Tidak Terdapat Peserta/PM”.
Baca Juga: Barcelona Hancurkan Real Madrid 6-0, Dominasi El Clasico Wanita Tak Terbendung
Cek Bansos Lewat Aplikasi Resmi
Selain website, pengecekan juga bisa dilakukan melalui aplikasi “Cek Bansos” yang tersedia di Play Store.
Baca Juga: Breaking News: Gempa M7,6 Sulut, Tsunami Terdeteksi di Maluku Utara dan Sulawesi Utara
Langkahnya:
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Buat akun baru dengan mengisi data lengkap
- Unggah foto KTP dan swafoto
- Login dan buka menu profil
- Lihat status bantuan yang diterima
Nominal Bansos PKH April 2026
Besaran bantuan PKH disesuaikan dengan kategori penerima, antara lain:
- Ibu hamil: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta/tahun (Rp 750.000/tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000/tahun (Rp 225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta/tahun (Rp 375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta/tahun (Rp 500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Lansia: Rp 2,4 juta/tahun (Rp 600.000/tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta/tahun (Rp 2,7 juta/tahap)
Baca Juga: Jadwal Timnas Futsal Indonesia di Piala AFF 2026, Target Lolos Semifinal
Sementara itu, BPNT diberikan sebesar Rp 200.000 per bulan atau Rp 600.000 per triwulan yang disalurkan melalui rekening KKS di bank Himbara.
Baca Juga: Update Harga BBM Terbaru April 2026: Pertalite dan Pertamax Tetap, Cek Rinciannya
Baca Juga: Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, Viral Video Call Tak Senonoh
Jadwal Pencairan Bansos 2026
Penyaluran bansos dilakukan dalam empat tahap:
Baca Juga: Gempa M3,8 Guncang Sukabumi, BMKG Imbau Waspada Gempa Susulan
- Tahap 1: Januari–Maret
- Tahap 2: April–Juni
- Tahap 3: Juli–September
- Tahap 4: Oktober–Desember
Proses pencairan biasanya berlangsung bertahap setiap bulan, mulai minggu pertama hingga minggu keempat.
Pentingnya Cek Status Bansos
Pengecekan bansos penting dilakukan agar masyarakat mengetahui status penerimaan bantuan dan memastikan data yang digunakan sudah sesuai.
Baca Juga: Update Harga BBM Terbaru April 2026: Pertalite dan Pertamax Tetap, Cek Rinciannya
Dengan kemudahan akses melalui website dan aplikasi resmi, masyarakat kini dapat memantau bansos secara praktis dan cepat kapan saja.
Editor : Ubaidillah