RadarBangkalan.id - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam perombakan kabinet terbaru, Senin (27/4/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung di Istana Negara dan dipimpin langsung oleh Presiden. Dalam kesempatan yang sama, Faisol Hanif yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Lingkungan Hidup, kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Wakil Menteri Koordinator Pangan.
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis, Penjualan Mobil Diesel Terancam Lesu
Prosesi Pelantikan di Istana Negara
Acara pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden terkait pengangkatan pejabat baru.
Selanjutnya, Presiden Prabowo memandu pembacaan sumpah jabatan yang diikuti oleh para pejabat yang dilantik.
Baca Juga: Menhan Sjafrie Kumpulkan Purnawirawan TNI, Wiranto hingga Gatot Nurmantyo Hadir
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945..." ucap Presiden saat memimpin sumpah jabatan.
Baca Juga: Inter Milan Ditahan Torino 2-2, Dua Gol Thuram dan Bisseck Tak Cukup
Dihadiri Pejabat Tinggi Negara
Pelantikan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: Skor Milan vs Juventus 0-0, Rossoneri Gagal Kunci Posisi 3 Besar
Selain itu, hadir pula Ketua MPR Ahmad Muzani, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, serta sejumlah menteri koordinator seperti Airlangga Hartarto dan Zulkifli Hasan.
Pejabat lain yang turut hadir antara lain Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Bagian dari Dinamika Kabinet
Penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup menandai langkah baru dalam dinamika kabinet pemerintahan. Sosok yang sebelumnya dikenal sebagai Ketua Umum KSPSI itu kini mendapat mandat untuk menangani isu-isu lingkungan hidup nasional.
Baca Juga: Como Bungkam Genoa 2-0, Tekan Juventus di Zona Liga Champions
Sementara itu, pergeseran posisi Faisol Hanif ke Wakil Menteri Koordinator Pangan menunjukkan adanya penyesuaian strategis dalam pemerintahan untuk memperkuat sektor pangan.
Editor : Ubaidillah