RadarBangkalan.id - Idul Adha menjadi salah satu hari besar yang penuh makna bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain ibadah kurban dan pelaksanaan haji di Tanah Suci, umat Muslim juga dianjurkan melaksanakan shalat sunah Iduladha berjamaah sebanyak dua rakaat.
Agar ibadah berjalan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan, penting memahami niat serta tata cara shalat Iduladha dengan benar.
Baca Juga: Teks Takbiran Idul Adha Pendek dan Panjang Lengkap dengan Artinya
Bacaan Niat Shalat Iduladha
Sebelum memulai shalat, jamaah dianjurkan melafalkan niat sesuai posisinya sebagai imam atau makmum.
Niat Shalat Iduladha untuk Imam
اُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin
Ushalli sunnatal li‘iidal adhaa rak‘ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta‘aalaa. Allaahu akbar.
Baca Juga: BGN Ancam Hentikan Operasional Dapur MBG yang Tak Prioritaskan Ibu Hamil dan Balita
Artinya
“Aku berniat shalat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Taala. Allahu Akbar.”
Niat Shalat Iduladha untuk Makmum
اُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى اللَّهُ أَكْبَرُ
Latin
Ushalli sunnatal li‘iidal adhaa rak‘ataini mustaqbilal qiblati ma’muuman lillaahi ta‘aalaa. Allaahu akbar.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Sarden Kalengan Penyok, Ini Risiko BPA dan Kontaminasi Bakteri
Artinya
“Aku berniat shalat sunah Iduladha dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Taala. Allahu Akbar.”
Tata Cara Shalat Iduladha
Shalat Iduladha dilakukan sebanyak dua rakaat secara berjamaah. Berikut urutan pelaksanaannya:
Baca Juga: Sariawan hingga Bibir Bengkak, Benarkah Kumur Air Garam Bisa Membantu?
- Membaca niat shalat Iduladha
• Imam atau makmum membaca niat sesuai posisinya. - Takbiratul ihram
• Membaca “Allahu Akbar” sambil mengangkat tangan. - Membaca doa iftitah
- Takbir tambahan pada rakaat pertama sebanyak 7 kali
• Di sela takbir dianjurkan membaca:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Latin: Subhaanallah walhamdulillaah walaa ilaaha illallaah wallaahu akbar.
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca surah lain dari Al-Qur’an
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Bangkit ke rakaat kedua sambil bertakbir
- Takbir tambahan pada rakaat kedua sebanyak 5 kali
• Di sela takbir dianjurkan membaca tasbih seperti rakaat pertama. - Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca surah lainnya
- Rukuk
- I’tidal
- Sujud pertama
- Duduk di antara dua sujud
- Sujud kedua
- Tasyahud akhir
- Salam
- Mendengarkan khutbah Iduladha
Baca Juga: Kulit Sering Gatal dan Badan Linu, Apakah Tanda Imun Tubuh Bermasalah?
Waktu Pelaksanaan Shalat Iduladha
Shalat Idul Adha dilaksanakan mulai setelah matahari terbit hingga sebelum masuk waktu Zuhur.
Waktu yang paling utama adalah ketika matahari telah naik kira-kira setinggi satu tombak. Pelaksanaan shalat Iduladha biasanya disegerakan agar masyarakat memiliki waktu lebih panjang untuk menyembelih hewan kurban setelah salat.
Amalan Sunnah Saat Iduladha
Selain melaksanakan shalat Iduladha, ada beberapa amalan sunnah yang dianjurkan:
Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Perut pada Bayi, Kenali Penyebabnya Sejak Dini
• Memperbanyak takbir sejak 9 hingga 13 Dzulhijjah
• Mandi sebelum berangkat shalat
• Memakai pakaian terbaik dan bersih
• Datang lebih awal ke tempat shalat
• Menggunakan jalan berbeda saat berangkat dan pulang
• Tidak makan sebelum salat Iduladha
• Mendengarkan khutbah hingga selesai
• Mengucapkan selamat hari raya kepada sesama Muslim
Persiapkan Kurban Tahun Depan
Setelah shalat Iduladha, umat Islam biasanya melanjutkan ibadah dengan menyembelih hewan kurban.
Baca Juga: 5 Posisi Seks Minim Suara saat Menginap di Rumah Mertua
Bagi yang belum berkesempatan berkurban tahun ini, tidak ada salahnya mulai merencanakan dan menabung dari sekarang agar dapat ikut melaksanakan ibadah kurban pada tahun berikutnya.
Editor : Ubaidillah