RadarBangkalan.id - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan menertibkan perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang selama ini dinilainya menjadi salah satu sumber praktik korupsi. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Koperasi ke-79 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan pembenahan BUMN menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat tata kelola dan memberantas korupsi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: BPOM Rilis Daftar 14 Kosmetik Berbahaya 2026, Mengandung Merkuri hingga Hidrokuinon
Menurut Prabowo, pemerintah tidak akan membiarkan praktik korupsi terus berlangsung di lingkungan BUMN. Meski demikian, ia tidak menyebutkan perusahaan pelat merah mana yang akan menjadi fokus penertiban.
"BUMN-BUMN itu akan kita tertibkan. Selama ini BUMN itu sumber korupsi," tegas Prabowo.
Selain menyoroti BUMN, Prabowo juga kembali mengingatkan para pelaku korupsi agar menghentikan tindakan yang merugikan negara. Ia meminta para koruptor mengembalikan kekayaan negara yang telah dinikmati melalui praktik korupsi.
Baca Juga: Legenda Argentina Antonio Rattín Meninggal Dunia, Tim Tango Beri Penghormatan di Piala Dunia 2026
"Saya peringatkan lagi, sekali lagi untuk sekian kali lagi saya bicara dari dulu. Hei para koruptor sadar diri, hentikan praktik-praktik kau, hentikan. Rakyat tidak bodoh. Hentikan. Kembalikan kekayaan rakyat, kembalikan dengan baik," ujarnya.
Prabowo menilai hasil pemberantasan korupsi dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan berbagai profesi yang berperan penting dalam pelayanan publik.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi Lengkap, Inggris vs Argentina dan Prancis vs Spanyol
Ia menyebut guru, dokter, perawat, aparatur sipil negara (ASN), hingga prajurit TNI dan anggota Polri membutuhkan penghasilan yang layak agar mampu menjalankan tugas secara profesional.
Menurutnya, peningkatan kesejahteraan aparatur negara menjadi salah satu langkah untuk mencegah praktik penyimpangan dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: Kasus Kanker di Indonesia Diprediksi Naik 70 Persen, Kenali 7 Gejala Awal yang Tak Boleh Diabaikan
"Kita bangsa pemaaf. Tapi rakyat butuh keadilan, butuh kesejahteraan, butuh sekolah yang baik. Guru-guru butuh gaji yang baik. Dokter, perawat butuh gaji yang baik. Tentara dan polisi butuh gaji yang baik supaya mereka tidak memeras dari rakyat. Pegawai negeri butuh gaji baik supaya mereka tidak korupsi. Percayalah, mari kita bersatu semua unsur," kata Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 yang menjadi momentum pemerintah menegaskan komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan, memberantas korupsi, dan mendorong pembangunan ekonomi yang lebih berkeadilan.
Baca Juga: Pria Ini Mengira Sakit Bahu karena Cedera Otot, Ternyata Gejala Kanker Darah
Editor : Ubaidillah