News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pengungsi Rohingya dibawa Pendemo! Suasana Menjadi Tegang dan Diwarnai Tangisan Pengungsi

Ubaidillah • Kamis, 28 Desember 2023 | 06:06 WIB
Sejumlah mahasiswa membawa pengungsi Rohingya yang ditampung di Balai Meuseraya Aceh ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh di Banda Aceh, Rabu (27/12/2023).(SERAMBI INDONESIA/INDRA WIJAYA)
Sejumlah mahasiswa membawa pengungsi Rohingya yang ditampung di Balai Meuseraya Aceh ke Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh di Banda Aceh, Rabu (27/12/2023).(SERAMBI INDONESIA/INDRA WIJAYA)

RadarBangkalan.id - Pada Rabu (27/12/2023), terjadi aksi kontroversial yang melibatkan ratusan pendemo yang secara paksa mengangkut para pengungsi Rohingya ke Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Aceh. Aksi ini bermula dari demo penolakan terhadap keberadaan etnis Rohingya yang diadakan oleh sekelompok mahasiswa.

Sebelumnya, para mahasiswa tersebut telah menggelar demonstrasi penolakan terhadap keberadaan pengungsi Rohingya. Tersebab oleh emosi yang memuncak, para pendemo nekat menerobos ke kawasan penampungan sementara pengungsi Rohingya di Balai Meuseraya Aceh (BMA) di Lampriet, Banda Aceh, pada hari yang sama.

Di dalam BMA, puluhan pengungsi Rohingya, termasuk perempuan, anak-anak, dan pria dewasa, tengah ditampung sementara. Meskipun petugas berupaya memberikan imbauan agar para pendemo tidak melanggar batas-batas keamanan, namun para pendemo secara langsung melintasi batas tersebut dan menuju tempat penampungan pengungsi Rohingya.

Menariknya, saat para pendemo tiba di lokasi, beberapa pengungsi Rohingya tengah melaksanakan Shalat Zuhur berjamaah. Meskipun terjadi kerumunan di sekitar mereka, para pengungsi tetap melanjutkan ibadah mereka tanpa memperdulikan keadaan sekitar.

Beruntungnya, aparat keamanan berhasil mengamankan sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam aksi tersebut. Mereka segera ditahan dan ditenangkan oleh petugas serta koordinator aksi, sehingga potensi keributan di tempat penampungan Rohingya dapat dihindarkan.

Setelah diberikan pemahaman dan penjelasan oleh petugas serta koordinator aksi, para pendemo yang awalnya emosional kembali ke area halaman BMA. Proses pengangkutan paksa para pengungsi dilakukan menggunakan dua mobil dump truck yang sudah disiapkan sebelumnya oleh para pendemo.

Meskipun pengangkutan berlangsung, suasana tetap tegang dan terdapat ketegangan di antara para pendemo dan pengungsi. Beberapa pendemo bahkan berlari ke arah pengungsi, melemparkan sejumlah barang di sekitar mereka, menambah ketegangan di lokasi tersebut.

Mendapat respons yang kurang baik dari para pendemo, pengungsi Rohingya yang berada di penampungan sementara hanya bisa merespon dengan pasrah dan tangisan. Tangisan tumpah ruah di bawah gedung tersebut, mencerminkan ketidakpastian dan ketakutan yang dirasakan oleh para pengungsi dalam situasi tersebut.

Artikel ini merekam momen dramatis di mana pengungsi Rohingya terpaksa diangkut paksa oleh para pendemo, mengekspos sisi-sisi dramatis dan penuh emosi dalam peristiwa tersebut. Saat ini, para demonstran telah mengangkut etnis Rohingya menuju Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Aceh, membawa serta atmosfer tegang dan penuh emosi dari kejadian tersebut.

Artikel ini telah dipublikasikan oleh SerambiNews.com dengan judul Diwarnai Ketegangan, Pendemo Angkut Paksa Pengungsi Rohingya ke Kanwil Kemenkumham Aceh dan Mahasiswa Terobos Tempat Penampungan Etnis Rohingya di BMA Banda Aceh.

Editor : Ubaidillah
#rohingya #pengungsi #mahasiswa