News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Realisasikah? Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, Antara Keunggulan dan Tantangan Implementasi

Raditya Mubdi • Sabtu, 17 Februari 2024 | 15:36 WIB
Diterpa Hoax Sakit, Prabowo Joget Gemoy Bareng Puluhan Ribu Warga di Malang. (Foto: viva.co.id)
Diterpa Hoax Sakit, Prabowo Joget Gemoy Bareng Puluhan Ribu Warga di Malang. (Foto: viva.co.id)

RadarBangkalan.id - Keberhasilan sementara Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo-Gibran, dalam perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggiring harapan besar bagi masyarakat.

Dengan dukungan mencapai 56.85 persen, mereka mendekati kemenangan dalam satu putaran di Pemilihan Presiden 2024.

Namun, cerita ini berubah menjadi pertanyaan kritis seiring realitas bahwa harapan akan makan siang gratis dan susu bagi warga Indonesia tampaknya akan tertunda setelah pelantikan.

Sebuah tantangan implementasi muncul, dan warga diprediksi harus menunggu hingga 4 tahun ke depan untuk menikmati program tersebut.

Program kesejahteraan yang melibatkan makan siang dan susu gratis ini menjadi fokus utama Prabowo-Gibran selama kampanye Pilpres 2024.

Meskipun demikian, proyeksi implementasi penuh menunjukkan target 82,9 juta warga baru akan tercapai pada tahun 2029, mendekati Pemilu 2029.

Budisatrio Djiwandono, yang mewakili Tim Komunikasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, menjelaskan secara realistis bahwa mencapai target sebesar itu memerlukan waktu yang cukup.

"Dalam perhitungan kami, target penerima manfaat program ini baru bisa tercapai pada tahun 2029.

Kami memiliki jangka waktu yang cukup untuk menyusun anggaran yang diperlukan, baik melalui efisiensi,

peningkatan penerimaan anggaran, atau sumber dana lainnya," ujarnya pada Jumat, 16 Februari 2024.

Budi menambahkan bahwa apabila Prabowo-Gibran terpilih, pengalokasian anggaran dalam jumlah besar tidak dapat dilakukan pada tahun pertama masa pemerintahannya.

Baca Juga: Permohonan Maaf dari KPU atas Kesalahan Konversi Data Pemilu 2024

Program tersebut akan dilaksanakan secara bertahap, dengan memprioritaskan skala prioritas tanpa mengganggu program-program lain seperti BPJS dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang telah berjalan.

Sebelumnya, dalam kampanye terakhir di GBK, Prabowo Subianto menegaskan komitmen terhadap program makan siang gratis dan pemberian susu kepada warga.

"Menteri yang masuk kabinet saya harus setuju dengan program makan siang gratis. Anak-anak harus diberi makan siang," tegasnya.

Meski makan siang gratis dan pemberian susu kepada warga menjadi prioritas utama visi transformasi kesejahteraan Prabowo-Gibran jika terpilih pada Pilpres 2024, kekhawatiran masyarakat muncul terkait keterlambatan implementasi.

Oleh karena itu, pentingnya kerjasama dengan menteri dan seluruh pihak untuk memastikan program ini dapat berjalan dengan baik di seluruh wilayah Indonesia menjadi fokus perhatian.

"Kalau tak setuju, tidak usah gabung di kabinet Prabowo Subianto," kata mereka, menegaskan komitmen mereka untuk mewujudkan janji kampanye tersebut.

Sementara masyarakat menantikan implementasi, harapannya kini tergantung pada kemampuan Prabowo-Gibran dalam mengelola dan merealisasikan program kesejahteraan yang dijanjikan. ***

Editor : Raditya Mubdi
#makan siang gratis #program #gibran #prabowo