News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Aksi Tanggap Darurat: Banjir Melanda Blega dan Jerengik, Masyarakat Bangkalan dan Sampang Berjuang untuk Bertahan

Raditya Mubdi • Kamis, 14 Maret 2024 | 05:22 WIB
Banjir di perbatasan Bangkalan-Sampang
Banjir di perbatasan Bangkalan-Sampang

RadarBangkalan.id - Suasana genting melanda kawasan perbatasan antara Bangkalan dan Sampang saat banjir parah menyerang,

menciptakan situasi darurat dan memaksa masyarakat untuk berjuang keras dalam menghadapi bencana alam yang tak terduga ini.

Kejadian ini bukan hanya sekadar menciptakan kemacetan lalu lintas dan menghentikan aktivitas sehari-hari, tetapi juga mengisolasi masyarakat dalam kondisi yang semakin memburuk.

Heriyanto, seorang sopir truk ikan yang menjadi saksi langsung, membagikan pengalamannya, "Tadi saya sampai sini pukul 13.30 WIB sudah macet ngak bisa lewat karena Blega banjir."

Hujan deras sejak subuh menjadi pemicu utama banjir ini. Sungai di Blega Bangkalan meluap, membanjiri jalan, dan memutus jalur vital yang menghubungkan dua daerah tersebut.

"Saya dari Pamekasan mulai pagi subuh hujan. Sampai sini tadi macet karena Blega sudah tinggi, sekarang air (Jrengik ) tinggi," ungkap Heriyanto,

memberikan gambaran nyata tentang seberapa seriusnya situasi ini. Akses yang sulit dan ketinggian air membuat mustahil bagi truk dan kendaraan lainnya untuk melewati kawasan terdampak.

Kondisi memburuk di beberapa titik, seperti yang dijelaskan Heriyanto, "Tadi truk bisa lewat sekarang nggak bisa lewat.

Itu di jalan kalau di rumah warga kayaknya satu sampai 1,5 cm." Tantangan ini tidak hanya terbatas di jalan, melainkan juga di rumah warga yang terendam air dengan kedalaman mencapai beberapa sentimeter.

Pantauan di lokasi di daerah Jerengik, Sampang menuju Surabaya menampilkan pemandangan mengejutkan; ratusan kendaraan terdampar dan tidak bergerak.

Begitu juga arah sebaliknya, di mana kendaraan tidak dapat melintas mulai dari Pasar Blega. Kemacetan lalu lintas ini menjadi cerminan dampak serius banjir terhadap mobilitas masyarakat yang terisolasi.

Baca Juga: Madura Dikepung Banjir: Dirlantas Polda Jatim Bergerak Cepat, 5 Langkah Tanggap Darurat Terungkap!

Meskipun pihak berwenang setempat telah diinformasikan tentang situasi darurat ini, solusi konkret dan bantuan mendesak diperlukan untuk meredakan dampak negatif yang semakin meluas.

Di tengah kekacauan ini, diharapkan pihak terkait segera mengambil langkah-langkah efektif untuk membersihkan dan memulihkan akses jalan yang terhenti akibat banjir ini.

Sementara itu, masyarakat setempat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan situasi melalui sumber berita resmi.

Kepedulian bersama dan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi situasi darurat seperti ini, di mana keberlangsungan hidup dan mobilitas warga menjadi prioritas utama.

Aksi tanggap darurat pun menjadi sorotan, di mana koordinasi antara pihak berwenang dan masyarakat menjadi kunci untuk bertahan dalam cobaan ini.***

TERPAKSA MENGANTRE: Pengguna jalan utama Pagerwojo-Sendang secara bergantian melintasi jalan rusak.
TERPAKSA MENGANTRE: Pengguna jalan utama Pagerwojo-Sendang secara bergantian melintasi jalan rusak.
KOSONG: Muhammad Soleh menunjukkan lokasi lapak loak yang belum ditempati di belakang Pasar Hewan, Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng Rabu (13/3).
KOSONG: Muhammad Soleh menunjukkan lokasi lapak loak yang belum ditempati di belakang Pasar Hewan, Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng Rabu (13/3).
SIMBOLIS: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (tiga dari kiri) menyerahkan bantuan penanganan kebencanaan kepada Pemkab Bangkalan di SMAN 1 Blega, Rabu (13/3).
SIMBOLIS: Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono (tiga dari kiri) menyerahkan bantuan penanganan kebencanaan kepada Pemkab Bangkalan di SMAN 1 Blega, Rabu (13/3).
DEMI WARGA: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie sahur nasi bungkus di bagasi mobilnya saat meninjau banjir di Kecamatan Blega. 
DEMI WARGA: Pj Bupati Bangkalan Arief M. Edie sahur nasi bungkus di bagasi mobilnya saat meninjau banjir di Kecamatan Blega. 
Editor : Raditya Mubdi
#Banjir di Bangkalan #madura #bangkalan #sampang