News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bedanya Iftar dan Takjil di Bulan Ramadan, Ini Pengertian dan Asal-Usulnya

Azril Arham • Sabtu, 16 Maret 2024 | 23:00 WIB
Takjil dan Iftar di Bulan Ramadhan
Takjil dan Iftar di Bulan Ramadhan

RadarBangkalan.id - Selama bulan suci Ramadan, dua kata yang sering kali disebutkan adalah "iftar" dan "takjil".

Kedua istilah ini memiliki keterkaitan erat dengan momen berbuka puasa saat azan magrib berkumandang.

Namun, sebenarnya apa perbedaan antara iftar dan takjil? Mari kita telusuri lebih dalam mengenai kedua konsep ini.

Pengertian Iftar dan Takjil

Iftar, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Kemdikbud, merujuk pada tindakan membuka puasa.

Secara etimologis, istilah iftar berasal dari bahasa Arab "ifṭār" (إِفْطَارٌ), yang berarti 'membuka puasa', yang berasal dari kata kerja "afṭara" (أَفْطَرَ), yang berarti 'membuka puasa', yang pada gilirannya berasal dari kata "faṭara" (فَطَرَ), yang berarti 'membuat; meragi; membatalkan puasa'.

Takjil, di sisi lain, memiliki arti 'mempercepat (dalam berbuka puasa)'.

Secara etimologis, istilah takjil berasal dari bahasa Arab "ta'jīl" (تَعْجِيْلٌ), yang berarti 'penyegeraan', dari kata kerja "'ajjala" (عَجَّلَ), yang berarti 'menghendaki agar cepat', dari kata kerja "'ajila" (عَجِلَ), yang berarti 'bersegera'.

Menurut situs Balai Bahasa Provinsi Aceh, takjil merupakan kata serapan dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia baik sebagai kata kerja maupun nomina.

Istilah takjil dapat merujuk pada tindakan mempercepat berbuka puasa dan juga kepada makanan atau minuman yang disantap saat berbuka puasa.

Perbedaan Antara Iftar dan Takjil

Dari definisi yang telah disebutkan, dapat disimpulkan bahwa iftar dan takjil adalah dua istilah yang berasal dari bahasa Arab.

Meskipun keduanya terkait dengan momen berbuka puasa, namun keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam arti.

Iftar merujuk pada tindakan konkret membuka puasa atau waktu dimana puasa diakhiri, sedangkan takjil adalah upaya untuk mempercepat berbuka puasa.

Ini menunjukkan bahwa iftar adalah momen akhir dari puasa, sedangkan takjil adalah upaya untuk menjelang momen tersebut dengan mempercepat proses berbuka.

Penerapan Aturan Berbuka Puasa di Berbagai Transportasi Umum

Selama bulan Ramadan, berbagai transportasi umum seperti KRL, MRT, TransJ, dan LRT menerapkan aturan khusus terkait dengan berbuka puasa.

Ini dilakukan untuk memberikan kemudahan kepada para penumpang yang sedang menjalankan ibadah puasa. Berikut adalah aturan yang berlaku di beberapa transportasi umum tersebut:

1. Aturan Buka Puasa di KRL

- Pengguna KRL diperbolehkan untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka puasa tiba.

- Waktu maksimal untuk berbuka puasa adalah satu jam.

- Pengguna diimbau untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan selama perjalanan.

2. Aturan Buka Puasa di MRT

- Hanya air mineral atau minuman dalam tumbler serta kurma yang diperbolehkan.

- Makanan berat dan minuman lainnya seperti teh, kopi, sirup, soda tidak diperbolehkan.

- Waktu maksimal untuk makan dan minum adalah 10 menit setelah azan magrib.

- Pengguna diharapkan untuk menjaga kebersihan di area stasiun dan kereta.

3. Aturan Buka Puasa di TransJ

- Berbuka puasa di dalam bus diperbolehkan dengan waktu maksimal 10 menit setelah azan magrib.
- Tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat di dalam bus.
- Pengguna diingatkan untuk tetap menjaga kebersihan dan ketertiban.

4. Aturan Buka Puasa di LRT

- Pengguna diperbolehkan makan dan minum hingga satu jam setelah azan magrib.

- Disarankan untuk menghindari makanan berbau menyengat.

Dengan demikian, terdapat perbedaan yang jelas antara iftar dan takjil dalam konteks bulan Ramadan.

Meskipun keduanya terkait dengan momen berbuka puasa, iftar merujuk pada aksi konkret membuka puasa, sedangkan takjil merujuk pada usaha mempercepat berbuka puasa.

Selain itu, transportasi umum di berbagai kota juga memberlakukan aturan khusus terkait berbuka puasa untuk kenyamanan penumpang selama bulan Ramadan. ***

Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Azril Arham
#puasa #Asal-usul #Pengertian #bulan puasa #ramadhan #iftar #takjil