News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Komet Setan Diprediksi Bakal Muncul Bareng Gerhana Matahari Total

Azril Arham • Senin, 8 April 2024 | 23:20 WIB

 

Ilustrasi Komet Setan Saat Gerhana Matahari Total
Ilustrasi Komet Setan Saat Gerhana Matahari Total

RadarBangkalan.id - Pada tanggal 8 April 2024, selain dari fenomena alam yang spektakuler yaitu Gerhana Matahari Total, ada satu lagi aspek yang menarik perhatian para pengamat langit, yaitu komet setan yang menyertainya.

Tetapi, apa sebenarnya yang dimaksud dengan komet setan?

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan bahwa komet setan ini memiliki nama resmi, yaitu komet 12P/Pons-Broks.

Dikenal sejak tahun 1812, benda antariksa ini memiliki periode orbit selama 71 tahun.

Menurut Ahli Astronomi dan Astrofisika dari Pusat Riset Antariksa BRIN, Thomas Djamaludin, komet ini diberi julukan "setan" karena pada bulan Juli 2023 terjadi semburan di kepala komet yang membuatnya tampak seperti memiliki tanduk.

Profesor astronomi menjelaskan bahwa komet setan ini diperkirakan memiliki ukuran lebih dari 10 kilometer, yang jika dibandingkan dengan gunung di Bumi, sebanding dengan Gunung Everest.

Dia kemudian menjelaskan bahwa komet adalah objek di pinggiran Tata Surya yang terdiri dari es dan debu.

Ketika orbitnya terganggu dan mendekati Matahari, es tersebut menguap dan melepaskan debunya.

"Angin Matahari mendorongnya membentuk ekor debu yang menjauhi Matahari," ucapnya.

Menurut Thomas, komet setan ini akan mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada 21 April 2024.

Kehadirannya semakin mencolok selama Gerhana Matahari Total pada 8 April 2024 karena langit menjadi gelap gulita.

"Oleh karena itu, saat Gerhana Matahari Total di Amerika Serikat pada 8 April 2024, diprediksikan bahwa komet akan terlihat saat langit menjadi gelap. Melihat komet selama Gerhana Matahari Total ini adalah suatu kejadian yang langka, dan tentu saja sangat menarik," tambah Thomas.

Gerhana Matahari Total ini memang menjadi peristiwa yang sangat langka dan disambut meriah di Amerika Utara.

Namun, selain dari gerhana itu sendiri, ada juga pemandangan langit yang menakjubkan yang bisa dinikmati.

Menurut Earth Sky, selama gerhana total, saat langit menjadi gelap, Anda akan melihat planet paling terang, Venus, muncul di salah satu sisi Matahari.

Di sisi lain Matahari, Anda akan menemukan planet paling terang kedua, Jupiter.

Dan jika Komet Pons-Brooks cukup terang, Anda akan melihatnya berada di antara Jupiter dan Matahari, tetapi lebih dekat ke Jupiter.

Gerhana Matahari terjadi saat Bulan melintas antara Bumi dan Matahari, menimbulkan bayangan di permukaan planet ini.

Bagi yang berada di jalur totalitas, Bulan tampak berukuran hampir sama dengan Matahari, sehingga menghalangi seluruhnya selama beberapa menit.

Maka, Komet Setan tersebut mungkin hampir tidak terlihat dengan mata telanjang, atau mungkin lebih jelas menggunakan teropong.

Dengan begitu, komet setan ini tidak hanya menjadi pendamping langka selama Gerhana Matahari Total, tetapi juga menyuguhkan keajaiban alam yang mempesona bagi para pengamat langit. ***

Editor : Azril Arham
#gerhana #Komet #gerhana matahari total #BRIN #fenomena alam #komet setan