News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pesawat Udara Pilihan Utama Masyarakat saat Mudik Lebaran: Rekor Antusiasme Terbang

Raditya Mubdi • Rabu, 24 April 2024 | 18:03 WIB
Pesawat terbang
Pesawat terbang

RadarBangkalan.id - Pesawat udara menjadi primadona utama bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah yang lalu. Pilihan ini didasari oleh pertimbangan akan kepraktisan, terutama mengingat sejumlah daerah tujuan mudik yang sulit dijangkau menggunakan transportasi darat atau laut.

Tingginya minat masyarakat terhadap perjalanan udara selama musim mudik Lebaran terungkap dalam catatan yang dirilis oleh Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau yang lebih dikenal sebagai AirNav Indonesia.

Menurut data mereka, total penerbangan selama musim Lebaran mencapai angka yang mengesankan.

Dilansir dari laporan AirNav Indonesia, sebanyak 52.567 pergerakan pesawat telah dilayani selama periode angkutan Lebaran 2024, yang berlangsung dari 3 hingga 15 April 2024.

Pergerakan pesawat ini meliputi proses take-off, landing, maupun lintas-udara, baik untuk penerbangan domestik maupun internasional.

Tidak hanya itu, PT Angkasa Pura Indonesia, yang dikenal dengan merek dagang InJourney Airports, juga mencatat lonjakan jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran periode 3 hingga 18 April 2024.

Jumlah pergerakan penumpang mencapai angka 7,4 juta, menandai peningkatan sebesar 3 persen dibandingkan dengan angka pada periode yang sama pada Lebaran tahun sebelumnya, yang mencapai 7,2 juta pergerakan penumpang.

Tidak hanya menjadi berkah bagi maskapai penerbangan, peningkatan penggunaan pesawat terbang juga memberikan dampak positif bagi industri biro perjalanan.

Salah satunya adalah Dwidayatour, yang mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah perjalanan dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Hendri Yapto, Chief Operations Officer Dwidayatour, mengungkapkan bahwa pada Lebaran lalu, perusahaan tersebut mencatat peningkatan perjalanan sekitar 3 persen, dengan kenaikan transaksi terbesar terjadi pada produk tur, mencapai 77% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Dwidayatour Carnival merupakan momen penting bagi kami untuk memberikan layanan perjalanan terbaik kepada masyarakat," ungkap Hendri di Jakarta pada Selasa (23/4).

Menyambut peningkatan ini, Dwidayatour kembali menggelar Dwidayatour Carnival tahun ini, yang melibatkan kota-kota besar dengan tingkat pelancong potensial.

Pameran produk perjalanan ini juga melibatkan sejumlah mitra terdepan dan penyedia jasa perjalanan ternama, seperti Hong Kong Tourism Board, Tourism of Western Australia, Destination New South Wales, serta maskapai penerbangan terkemuka seperti Emirates, Cathay Pacific, JAL, Air Macau, dan Thai Airways.

Diskon destinasi wisata dalam pameran Dwidayatour Carnival kali ini menawarkan berbagai pilihan menarik, termasuk wisata ke Korea Selatan, Hong Kong, China, Jepang, Eropa, dan tentunya wisata kapal pesiar dengan beragam tujuan, termasuk yang terjauh seperti Alaska, Amerika Serikat.

Dengan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap perjalanan udara dan penawaran menarik dari berbagai pihak terkait, diharapkan bahwa tren positif ini akan berlanjut di tahun-tahun mendatang, memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat untuk menjelajahi destinasi wisata dalam dan luar negeri dengan lebih mudah dan nyaman.

Photo
Photo
Grafis: Herpri Kartun/Radar Jogja
Grafis: Herpri Kartun/Radar Jogja
Editor : Raditya Mubdi
#lebaran #terbang #pesawat