News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bersejarah, Inilah Profil Merk Legendaris Sepatu Bata yang Hampir Seabad di Indonesia

Ajiv Ibrohim • Senin, 6 Mei 2024 | 16:42 WIB
Pabrik sepatu Bata (Foto: Hasan Alhabshy / detik.com)
Pabrik sepatu Bata (Foto: Hasan Alhabshy / detik.com)

Radarbangkalan.id – Sepatu Bata, yang baru saja menutup pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat, memiliki jejak sejarah yang panjang di Indonesia.

Kehadirannya menjadikan Bata sebagai salah satu merek alas kaki legendaris di Tanah Air, sejak lama beroperasi di Indonesia, seringkali merek ini disangka sebagai merek lokal.

Padahal, Bata, atau T&A Bata Shoe Company, merupakan bagian dari Bata Shoe Organization (BSO) yang berbasis di Zlin, Republik Ceko, perusahaan ini didirikan pada tahun 1894 oleh dua bersaudara, Tomas Anna dan Antonin Bata.

Berdasarkan informasi dari laman resmi perusahaan, Bata memasuki pasar Indonesia pada zaman Hindia Belanda, tepatnya pada tahun 1931.

Artinya, sudah hampir satu abad Bata hadir di Indonesia, dengan usianya yang mencapai 93 tahun.

Pada masa itu, Bata berkolaborasi dengan NV, Netherlandsch-Indisch, sebagai importir sepatu yang beroperasi di Tanjung Priok.

Enam tahun kemudian, Tomas mendirikan pabrik sepatu di tengah perkebunan karet di area Kalibata, Jakarta Selatan. Produksi sepatu dimulai pada tahun 1940.

Pada tanggal 24 Maret 1982, PT Sepatu Bata Tbk terdaftar di Bursa Efek Jakarta.

Perusahaan terus memperluas bisnisnya dengan mendirikan pabrik sepatu di Purwakarta pada tahun 1994.

Dengan lebih dari 125 tahun sejarah dalam industri sepatu, Bata menawarkan berbagai koleksi sepatu yang melayani segala tingkat pendapatan dan usia, mulai dari balita, anak-anak, wanita, hingga pria.

"Merek Bata di Indonesia telah menjalani perjalanan yang panjang.

Yang dulu dikenal dengan sepatu sekolah dan tagline 'Back to School' kini telah mengakomodasi berbagai segmen pasar," demikian disampaikan oleh perusahaan dalam situs resminya.

Sebagai salah satu pemimpin pasar di Indonesia, Bata mengoperasikan 435 toko ritel di seluruh negeri, termasuk Family and City Stores.

Setiap toko ritel Bata memiliki variasi produk yang berbeda.

Bata Indonesia juga mengoperasikan Departemen Grosir yang melayani Dealer Ritel independen.

Sebagai salah satu pabrik terbesar di Indonesia, Bata memiliki keahlian dalam produk sepatu injeksi untuk pasar dalam dan luar negeri.

Kantor pusat PT Sepatu Bata Tbk berlokasi di Gedung 6 lantai, Cilandak, Jakarta Selatan.

Namun, penjualan sepatu Bata terus menurun, menyebabkan kerugian bagi perusahaan.

Akibatnya, operasional pabrik di Purwakarta, Jawa Barat ditutup pada tanggal 30 April 2024.

Corporate Secretary Sepatu Bata, Hatta Tutuko, mengungkapkan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai upaya selama empat tahun terakhir untuk mengatasi kerugian dan tantangan industri yang dihadapi akibat pandemi Covid-19.

Perubahan perilaku konsumen yang cepat juga menjadi tantangan tersendiri.

"Dengan penutupan pabrik ini, Perseroan tidak dapat melanjutkan produksi di Purwakarta," katanya seperti yang dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (3/5).

Meskipun demikian, Hatta tidak merinci jumlah kerugian yang dialami oleh perusahaan.

Dia hanya menyatakan bahwa kapasitas produksi pabrik jauh melebihi kebutuhan yang dapat diperoleh secara berkelanjutan dari pemasok lokal di Indonesia. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#legendaris #sepatu bata #bata #indonesia