News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Indonesia Hanya Sumbang Dua Komponen di Perangkat Apple, Jokowi : Memprihatinkan

Azril Arham • Selasa, 7 Mei 2024 | 21:40 WIB

 

Presiden Jokowi Minta Apple Bangun Pabrik di RI, Soroti Nilai Tambah Bagi Indonesia. (Setpres)
Presiden Jokowi Minta Apple Bangun Pabrik di RI, Soroti Nilai Tambah Bagi Indonesia. (Setpres)

RadarBangkalan.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan keprihatinannya atas keterbatasan komponen lokal yang digunakan dalam perangkat Apple di Indonesia.

Ia menegaskan pentingnya negara ini untuk tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi produsen teknologi.

Dalam acara peresmian Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT)/Indonesia Digital Test House (IDTH) di Tapos, Depok, Jawa Barat, Jokowi mengungkapkan keprihatinannya tersebut.

Belakangan ini, Indonesia kedatangan dua CEO besar dunia teknologi, yaitu CEO Apple Tim Cook dan CEO Microsoft Satya Nadella, dalam satu bulan terakhir.

"Dari dua kunjungan itu saya terus menekankan bahwa kita tidak boleh hanya menjadi penonton, kita tidak boleh hanya menjadi pasar, dan kita harus menjadi pemain aktif dalam industri teknologi," ujar Jokowi pada Selasa (7/5/2024).

"Kita juga harus waspada terhadap perkembangan produksi perangkat digital yang sangat pesat," tambahnya.

Menurut Jokowi, perkembangan teknologi terjadi dengan sangat cepat. Setiap hari, ada inovasi baru yang mengubah cara kerja masyarakat, menawarkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi.

"Namun, masih disayangkan bahwa perangkat teknologi dan alat komunikasi yang kita gunakan masih didominasi oleh barang-barang impor, dan defisit perdagangan sektor ini mencapai USD 2,1 miliar atau lebih dari Rp30 triliun," ungkapnya.

Jokowi juga menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya komponen lokal yang digunakan dalam perangkat Apple.

Indonesia hanya memiliki dua supplier dari total 320 supplier perangkat Apple di dunia.

Sementara itu, negara-negara tetangga seperti Filipina memiliki 17 supplier, Malaysia 19 supplier, Thailand 24 supplier, dan Vietnam 72 supplier.

"Dari sisi Produk Domestik Bruto (PDB), Indonesia memiliki kontribusi yang signifikan mencapai 46% dibandingkan dengan negara-negara lain di Asia Tenggara. Namun, jumlah supplier lokal yang hanya dua merupakan hal yang memprihatinkan. Mengapa kita harus diam? Ini merupakan tantangan besar yang harus kita hadapi. Negara lain bisa memiliki puluhan supplier, sedangkan kita hanya dua," tegas Jokowi.

Dengan demikian, penting bagi Indonesia untuk meningkatkan produksi lokal komponen teknologi guna mengurangi ketergantungan pada impor dan meningkatkan kontribusi dalam industri teknologi global.

Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat teknologi terkemuka di kawasan Asia.

Editor : Azril Arham
#ios #apple #sumbang #Komponen #jokowi #indonesia