News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

DIperketat, Menjelang Puncak Haji Jalur Masuk Makkah Perbanyak Checkpoint dan Pemeriksaan

Ajiv Ibrohim • Kamis, 6 Juni 2024 | 20:08 WIB
MASUK KOTA SUCI: Sejumlah bus melintasi gerbang masuk Kota Makkah di kawasan Al Jumum, Rabu (5/6). (ARIS IMAM/JAWA POS)
MASUK KOTA SUCI: Sejumlah bus melintasi gerbang masuk Kota Makkah di kawasan Al Jumum, Rabu (5/6). (ARIS IMAM/JAWA POS)

Radarbangkalan.id – Tidak hanya warga Indonesia yang terjaring razia polisi Arab Saudi selama musim haji, banyak juga warga dari berbagai negara lain yang diamankan karena mencoba berhaji tanpa memiliki visa haji resmi.

Menurut pantauan Jawa Pos, polisi setempat melakukan razia di berbagai lokasi, mereka tidak hanya memeriksa bus pengangkut jemaah di jalur-jalur masuk Makkah, tetapi juga merazia kawasan-kawasan penginapan jemaah.

Di jalur masuk Makkah, rombongan calon jemaah haji (CJH) yang menggunakan bus harus melewati banyak pos pemeriksaan (checkpoint), pemeriksaan ini juga berlaku bagi para petugas menjelang puncak haji.

Saat Jawa Pos bersama rombongan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Madinah melintas di jalur utama Madinah-Makkah, setidaknya ada sembilan checkpoint yang harus dilewati.

Dari semua checkpoint tersebut, rombongan petugas menjalani pemeriksaan di lima lokasi, termasuk Ghran Bridge dan Al Jumum.

Saat jemaah tiba di checkpoint, polisi Arab Saudi memeriksa manifes serta paspor-visa rombongan. Jika semua dokumen sesuai, bus rombongan dapat melanjutkan perjalanan.

Di jalur Jeddah-Makkah, seluruh jemaah harus melintasi dua checkpoint sebelum masuk Makkah, yaitu Shumaisi dan Zaidi.

Pemeriksaan paling ketat terasa di Al Jumum, yang merupakan gerbang utama masuk ke Makkah.

Ketua PPIH Arab Saudi, Nasrullah, menjelaskan bahwa pihak keamanan semakin intensif melakukan pemeriksaan di jalur-jalur tersebut.

"Operasi ini berlangsung secara rutin di semua checkpoint," katanya.

Tahun ini, pemerintah Saudi memang memperketat lalu lintas warga yang hendak masuk Makkah selama musim haji.

Hal ini berkaitan dengan larangan pemakaian visa nonhaji selama pelaksanaan ibadah haji, terutama pada fase puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Juni.

Pemerintah Saudi akan menutup pintu masuk Makkah pada H-5 puncak haji.

Selain pemeriksaan di pintu masuk Makkah, polisi juga gencar menggelar razia di kompleks penginapan jemaah haji.

Kepala PPIH Arab Saudi Daker Madinah, Ali Machzumi, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini berlangsung menyeluruh, bukan hanya bagi jemaah Indonesia, tetapi juga jemaah dari negara lain.

Jawa Pos sempat menyaksikan razia yang dilakukan petugas di salah satu kompleks pemondokan jemaah di kawasan Syisyah.

Yang diperiksa adalah para jemaah dari sejumlah negara ASEAN seperti Malaysia dan Thailand.

Kegiatan razia ini menunjukkan bahwa pemerintah Saudi sangat serius dalam menegakkan aturan mengenai penggunaan visa haji.

Upaya ini diharapkan dapat memastikan kelancaran pelaksanaan ibadah haji dan mengurangi risiko terkait kepadatan yang berlebihan di Makkah selama musim haji. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#puncak haji #jalur masuk makkah #makkah #haji