News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kantongi Restu Buyback, Segini Nilai Saham Goto

Ajiv Ibrohim • Rabu, 12 Juni 2024 | 19:33 WIB
Ilustrasi saham GoTo Gojek Tokopedia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi saham GoTo Gojek Tokopedia. (Dok: Bloomberg)

Radarbangkalan.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Selasa, 11 Juni 2024, dengan salah satu agenda utamanya membahas rencana pembelian kembali saham (buyback).

Dalam rangkaian RUPSLB GOTO tersebut, para pemegang saham telah memberikan persetujuan terhadap rencana buyback saham GOTO.

Perseroan berencana mengalokasikan dana hingga Rp3,2 triliun atau sekitar USD200 juta, dengan asumsi nilai tukar USD1 setara dengan Rp16.000.

Manajemen GOTO juga mengumumkan bahwa periode pelaksanaan buyback saham akan berlangsung mulai tanggal 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemegang saham atas dukungan dan persetujuan mereka terhadap seluruh agenda yang diajukan pada RUPST dan RUPSLB ini, termasuk rencana pembelian kembali saham," kata Direktur Utama GOTO, Patrick Sugito Walujo, dalam keterangan resmi yang dikutip pada tanggal 12 Juni 2024.

Rencana buyback saham ini sebenarnya telah diumumkan oleh GOTO sejak bulan Maret sebelumnya, sebagai bagian dari strategi untuk mengoptimalkan penggunaan modal yang sejalan dengan rencana alokasi modal baru yang telah disusun.

Pada tahun 2023, kinerja keuangan GOTO mencatat pendapatan bersih sebesar Rp14,78 triliun, meningkat sebesar 30,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp11,34 triliun.

Selain itu, GOTO juga berhasil mencatat penurunan rugi usaha sebesar 66,11 persen sepanjang tahun 2023, turun menjadi Rp10,27 triliun dari Rp30,32 triliun pada tahun sebelumnya.

Namun demikian, rugi bersih GOTO justru mengalami peningkatan yang signifikan, melonjak sebesar 128,44 persen menjadi Rp90,39 triliun pada tahun 2023 dari Rp39,57 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan rugi bersih ini disebabkan oleh pencatatan pembalikan nilai goodwill senilai minus Rp78,76 triliun, yang merupakan dampak dari transaksi Tokopedia dan TikTok. ***

Editor : Ajiv Ibrohim
#saham goto #saham #buyback #GoTo