RadarBangkalan.id - Pengguna internet, khususnya di aplikasi WhatsApp, perlu mewaspadai modus penipuan yang marak terjadi.
Tawaran pekerjaan freelance dan part time yang menjanjikan keuntungan besar namun tidak masuk akal patut dicurigai.
Para penipu biasanya mengatasnamakan perusahaan terkenal atau portal job terpercaya, mereka akan meyakinkan korban dengan mencantumkan nama korban dalam database lamaran pekerjaan.
Tawaran pekerjaan yang diberikan terkesan mudah dengan bayaran tinggi, bahkan tidak jarang iming-iming gaji puluhan hingga ratusan ribu rupiah hanya dengan like dan subscribe akun media sosial.
Baca Juga: PNS Semarang Kehilangan Harta Hingaa 1 Miliar Akibat Modus Penipuan Like Postingan Marketplace
Setelah korban terlena dan mulai mengerjakan tugas, mereka akan diarahkan ke grup Telegram, disana, korban diharuskan mentransfer sejumlah uang dengan dalih administrasi atau deposit.
Pada tahap awal, korban mungkin akan menerima imbalan, namun semakin lama, korban akan diminta mentransfer dana dalam jumlah besar dengan iming-iming keuntungan yang lebih melimpah.
Ciri-ciri Pesan Penipuan:
- Mencatut nama perusahaan terkenal
- Tawaran pekerjaan mudah dengan hasil menggiurkan
- Meminta bergabung ke aplikasi lain (Telegram)
- Meminta transfer sejumlah uang
- Uang yang ditransfer tidak dikembalikan
Tips Terhindar dari Penipuan:
- Tetap waspada dan jangan mudah tergiur dengan iming-iming besar
- Cek keaslian perusahaan atau portal job yang menawarkan pekerjaan
- Jangan pernah transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal
- Laporkan ke pihak berwajib jika merasa dirugikan
Baca Juga: Jaringan Sindikat TPPO Dibongkar Bareskrim Polri: 823 WNI Jadi Korban, Kerugian Capai Rp 1,6 Triliun
Sebagai pengguna internet, kita perlu meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan, laporkan pesan penipuan ke WhatsApp agar dapat ditindaklanjuti.
Bersama-sama, kita ciptakan ruang digital yang aman dan terhindar dari penipuan. ***
Editor : Ajiv Ibrohim