News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Meskin Produsen Bantah Tak Pakai Pengawet Berbahaya, Pedagang Roti Aoka Alami Penurunan Penjualan

Azril Arham • Selasa, 23 Juli 2024 | 05:33 WIB
Roti Aoka
Roti Aoka

RadarBangkalan.id - Isu terkait produk roti Aoka yang diduga mengandung pengawet kosmetik telah menjadi berita hangat dalam beberapa hari terakhir.

Meski pihak produsen secara tegas membantah tuduhan tersebut, dampak dari kabar ini tetap dirasakan oleh para pedagang.

Berikut adalah ulasan lebih lengkap mengenai situasi ini serta tanggapan dari para pedagang yang terpengaruh.

Sunarsih, seorang pedagang roti di pasar, mengungkapkan bahwa meskipun kabar mengenai pengawet berbahaya tersebut beredar, penjualan roti Aoka di tempatnya tetap stabil.

"Tapi dari kemarin-kemarin sih memang yang laku Aoka ya. Kalau dibandingin sama roti-roti yang lain itu memang paling laris. Karena harganya murah, terus banyak yang bilang enak," ungkap Sunarsih dilansir detikcom, Senin (22/7/2024).

Hal serupa juga disampaikan oleh Rina, pedagang lain yang menjual roti Aoka. Rina menegaskan bahwa kabar mengenai pengawet kosmetik tidak berdampak signifikan pada penjualannya.

"Meskipun penjualan Aoka di warung saya standar, setiap hari selalu ada yang membeli roti Aoka di warung saya," katanya.

Rina juga menambahkan bahwa dirinya sudah mendengar isu yang beredar di media sosial, namun sebagai pedagang, ia yakin produk tersebut aman karena sudah mengantongi izin edar dari BPOM RI.

"Kan ini juga ada logo BPOM ya seharusnya aman ya," jelasnya.

Di sisi lain, Aisyiah (38), yang juga menjual roti Aoka, mengalami penurunan penjualan yang cukup drastis setelah kabar tersebut mencuat.

Ia menyebutkan bahwa sebelum isu ini muncul, produk Aoka di warungnya bisa habis dalam waktu 4-6 hari.

Namun, sejak minggu lalu setelah restock, stok roti Aoka masih tersisa banyak di rak etalase warungnya.

"Saya cukup sedih dengan penurunan penjualan Aoka di warung saya. Baru saja tadi ada yang mau beli Aoka, tapi temannya malah menghalangi dan akhirnya mereka membeli produk lain seperti chiki dan kopi. Biasanya ibu-ibu juga beli langsung empat, sekarang tidak ada yang beli," keluh Aisyiah.

Aisyiah berharap bahwa isu yang beredar mengenai roti Aoka dapat segera mereda.

Ia ingin penjualan produknya kembali normal dan banyak dibeli oleh pelanggan.

"Saya harap isu-isu itu nanti bisa hilang supaya penjualan saya bisa balik lagi. Lagipula kan juga sudah ada tanda BPOM-nya, kecuali tidak ada," tandasnya. ***

 

Editor : Azril Arham
#bahan pengawet #roti aoka bahaya #roti aoka viral #roti aoka #roti #pengawet berbahaya