News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kasus Anak Terkena Diabetes Meningkat 70 Persen, IDAI Ungkap Penyebabnya

Azril Arham • Kamis, 25 Juli 2024 | 12:55 WIB

 

Ilustrasi Anak Terkena Penyakit Diabetes
Ilustrasi Anak Terkena Penyakit Diabetes

RadarBangkalan.id - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) baru-baru ini mengungkapkan bahwa kasus diabetes tipe 1 pada anak usia 12 hingga 18 tahun mengalami peningkatan signifikan, mencapai 70 persen.

Data ini dikumpulkan IDAI selama periode 2010 hingga 2023, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan.

Ketua Umum PP IDAI, dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), menjelaskan bahwa peningkatan kasus diabetes tipe 1 pada anak sebagian besar disebabkan oleh kesadaran orang tua terhadap kesehatan anak mereka.

Semakin banyak orang tua yang kini lebih sadar dan aktif membawa anak mereka untuk memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter.

"Kasus diabetes tipe 1 pada anak meningkat 70 persen. Salah satu penyebab utama peningkatan ini adalah karena deteksi dini yang lebih baik," ujar dr Piprim kepada wartawan di Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2024).

Dr Piprim menjelaskan bahwa meskipun angka peningkatan sudah tinggi, masih banyak anak-anak yang mungkin mengidap diabetes namun belum terdata.

Hal ini menunjukkan bahwa angka kasus diabetes pada anak bisa terus bertambah di masa mendatang.

"Iya, kasusnya bisa naik lagi karena banyak yang belum terlaporkan," kata dr Piprim.

Selain diabetes tipe 1, jumlah anak yang mengalami diabetes tipe 2 juga meningkat secara signifikan.

Dr Piprim mengaitkan peningkatan ini dengan gaya hidup yang buruk, terutama yang menyebabkan obesitas pada anak-anak.

"Diabetes tipe 2 meningkat karena gaya hidup. Tidak bisa dipungkiri, kejadian obesitas pada anak-anak meningkat. Sekitar 80 persen anak dengan diabetes juga mengalami obesitas," jelas dr Piprim.

Ia menambahkan bahwa obesitas pada anak seringkali disertai dengan kondisi lain seperti hipertensi dan resistensi insulin, yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan.

Dr Piprim menekankan pentingnya peran orang tua dalam mencegah diabetes pada anak.

Ia menyarankan agar orang tua lebih memperhatikan gaya hidup anak mereka dengan mempromosikan aktivitas fisik dan pola makan sehat.

"Orang tua harus lebih memperhatikan aktivitas fisik anak, seperti olahraga yang baik untuk jantung, ginjal, dan organ tubuh lainnya. Selain itu, penting juga untuk mengurangi konsumsi gula," ujarnya.

Dr Piprim juga mengingatkan agar orang tua mengawasi asupan gula anak mereka, terutama dari minuman manis yang banyak mengandung high fructose corn syrup (HFCS).

Menurutnya, minuman manis dalam kemasan menjadi salah satu penyebab utama obesitas pada anak.

"Banyak kurangi gula, bukan hanya gula putih, tapi juga minuman manis seperti soft drink yang mengandung HFCS," tutup dr Piprim.

Peningkatan kasus diabetes pada anak ini menyoroti pentingnya edukasi kesehatan sejak dini.

Para orang tua perlu dibekali dengan pengetahuan yang cukup mengenai pentingnya gaya hidup sehat untuk mencegah penyakit kronis seperti diabetes.

Dengan kerjasama antara orang tua, tenaga medis, dan pemerintah, diharapkan kasus diabetes pada anak dapat ditekan dan generasi mendatang dapat tumbuh sehat dan kuat. ***

Editor : Azril Arham
#diabetes tipe 1 #penyakit diabetes #diabetes #idai #diabetes tipe 2 #anak diabetes