News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Waduh ! Roti Okko Mengandung Bahan Pengawet Kosmetik, Baca Ini bagi yang Terlanjur Makan

Azril Arham • Senin, 29 Juli 2024 | 05:01 WIB

 

Roti Okko
Roti Okko

RadarBangkalan.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) baru-baru ini melakukan penarikan peredaran roti merk Okko yang diproduksi oleh PT Abdi Rasa Food, Bandung.

Langkah ini diambil setelah diketahui bahwa produsen tidak menerapkan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB) dengan benar dan konsisten.

Dalam hasil pengujian, ditemukan bahwa sampel roti Okko mengandung bahan pengawet kosmetik natrium dehidroasetat yang dilarang oleh BPOM RI.

"Hasil pengujian terhadap sampel roti Okko dari sarana produksi dan peredaran menunjukkan adanya natrium dehidroasetat (sebagai asam dehidroasetat) yang tidak sesuai dengan komposisi pada saat pendaftaran produk dan tidak termasuk Bahan Tambahan Pangan (BTP) yang diizinkan berdasarkan peraturan BPOM Nomor 11 Tahun 2019 tentang Bahan Tambahan Pangan," tulis BPOM dalam siaran persnya, Senin (23/7/2024).

Plt Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan Ema Setyawati, S.Si, Apt, ME, menjelaskan secara rinci kronologi penemuan roti Okko yang mengandung bahan pengawet berbahaya tersebut.

"Pada tahun ini kita menemukan Okko. Di sarana produksi yang diinspeksi tanggal 2 Juli 2024, inspeksi Badan POM dilakukan berbasis risiko. Pada 2 Juli 2024 ini ditemukan bahwa penerapan CPPOB-nya tidak benar dan tidak konsisten," ucap Ema dalam konferensi pers, Kamis (25/7).

Selanjutnya, Ema menjelaskan bahwa BPOM juga melakukan uji sampling di laboratorium.

"Hasilnya, pada roti Okko ditemukan mengandung natrium dehidroasetat yang tidak sesuai dengan komposisi pada pendaftaran produk yang disetujui pada Oktober 2023," sambungnya.

Natrium dehidroasetat adalah bahan pengawet kosmetik yang dapat memicu efek samping berbahaya, terutama pada individu dengan kondisi tertentu atau yang memiliki riwayat hipersensitivitas.

"Pada orang dengan hipersensitivitas terhadap natrium dehidroasetat, dalam jumlah tertentu, ini dapat menimbulkan reaksi alergi dan ketidaknyamanan di saluran cerna," jelas Ema.

BPOM telah menghentikan produksi dan peredaran roti Okko sebagai tindakan pencegahan lebih lanjut.

"Dengan temuan ini, BPOM telah menghentikan produksi dan peredaran," imbuh Ema.

Bagi mereka yang terlanjur mengonsumsi roti Okko, Ema memberikan beberapa saran.

Terutama bagi mereka yang mengalami gejala tertentu, dianjurkan untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat.

"Jika sudah terlanjur mengonsumsi dan memiliki riwayat hipersensitivitas, segera ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan pertolongan," kata Ema.

Namun, Ema juga menekankan bahwa tidak semua keluhan kesehatan dapat dikaitkan dengan paparan bahan pengawet tersebut.

Reaksi biasanya bersifat langsung setelah konsumsi.

"Ini reaksi yang sifatnya langsung. Jika seseorang sudah mengonsumsi 3 bulan lalu dan sekarang mengalami sakit perut, itu tidak ada kaitannya," tandasnya. ***

 

Editor : Azril Arham
#bahan berbahaya #bahan pengawet #bpom #roti okko #Pengawet kosmetik #roti