News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bahaya Teh Manis ! 4 Efek Samping Konsumsi Berlebihan, Bisa Mengancam Kesehatan

Azril Arham • Kamis, 1 Agustus 2024 | 04:50 WIB
Es Teh Manis
Es Teh Manis

RadarBangkalan.id - Teh manis adalah salah satu minuman yang paling digemari masyarakat Indonesia.

Minuman ini kerap menjadi pendamping pada saat makan. Pembuatan teh manis mengacu pada teh yang diseduh dengan ditambahkan gula ataupun pemanis seperti sirup berasa yang bisa dinikmati saat panas maupun dingin.

Meski punya rasa yang nikmat, teh manis bisa meningkatkan risiko berbagai macam penyakit jika dikonsumsi secara berlebihan.

Hal ini disebabkan kandungan gula yang ada pada teh manis.

Sejumlah penelitian telah membuktikan pola makan yang tinggi gula dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit, seperti obesitas dan diabetes tipe 2.

Lantas, apa saja bahaya kesehatan yang bisa muncul jika mengonsumsi teh manis setiap hari? Berikut ulasannya.

1. Risiko Diabetes Tipe 2

Salah satu efek samping yang paling sering dikaitkan dengan konsumsi teh manis berlebihan adalah meningkatnya risiko diabetes tipe 2.

Dikutip dari Medical News Today, sebuah penelitian pada 2014 menemukan bahwa konsumsi minuman yang mengandung gula, seperti teh manis, dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2.

Menambahkan gula atau pemanis buatan dalam teh tidak hanya merusak manfaat kesehatan dari teh itu sendiri tetapi juga menambah asupan gula yang berbahaya bagi tubuh.

2. Risiko Gagal Ginjal

Sebuah studi yang dipublikasikan di JAMA mengungkapkan bahwa mengonsumsi minuman manis dalam dosis tinggi dapat meningkatkan risiko resistensi insulin dan hiperinsulinemia.

Hiperinsulinemia adalah kondisi di mana tubuh memproduksi banyak hormon insulin tetapi tidak bisa memanfaatkannya untuk mengolah gula dalam darah (akibat resistensi insulin).

Penelitian tersebut juga menemukan bahwa konsumsi minuman manis dikaitkan dengan peningkatan risiko gagal ginjal kronis. Kondisi ini dapat dipicu oleh kerusakan pembuluh darah di ginjal akibat kadar gula darah yang terlalu tinggi.

3. Obesitas

Sudah bukan rahasia lagi kalau gula dapat dengan mudah membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan dan obesitas.

Gula atau zat pemanis yang ditambahkan ke dalam teh merupakan salah satu penyebab utama.

Gula adalah salah satu jenis karbohidrat yang mengandung kalori tinggi. Dikutip dari Healthline, gula termasuk sumber kalori tinggi yang tidak menyehatkan karena kalori dalam gula tidak diimbangi dengan nutrisi lain, seperti serat atau protein.

Asupan kalori dalam jumlah tinggi ini dapat menyebabkan obesitas, terutama jika seseorang tidak menjaga pola makan seimbang dan berolahraga secara teratur.

4. Penyakit Jantung dan Stroke

Dikutip dari laman American Heart Association, kebiasaan mengonsumsi minuman manis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, khususnya pada wanita.

Penelitian menemukan bahwa mengonsumsi minuman manis setiap hari dapat meningkatkan risiko penyumbatan arteri sebesar 26 persen, dan risiko 21 persen lebih tinggi terkena stroke.

Para peneliti menyimpulkan bahwa gula dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular karena gula dapat meningkatkan kadar glukosa dan konsentrasi insulin dalam darah.

Kondisi ini kemudian menyebabkan peningkatan nafsu makan dan obesitas, yang merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular.

Meskipun teh manis memiliki rasa yang nikmat dan menjadi favorit banyak orang, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak.

Mengonsumsi teh manis secara berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius seperti diabetes tipe 2, gagal ginjal, obesitas, dan penyakit jantung.

Untuk menjaga kesehatan, sebaiknya batasi konsumsi gula dan pilihlah alternatif minuman yang lebih sehat.

Selain itu, menjalankan gaya hidup sehat dengan pola makan seimbang dan berolahraga secara teratur juga sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit tersebut. ***

Editor : Azril Arham
#es teh manis #penyakit #bahaya #diabetes #es teh #kesehatan