News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Masalah Kesehatan Serius Dialami Kim Jong Un, Diduga Akibat Obesitas

Azril Arham • Kamis, 1 Agustus 2024 | 05:07 WIB
Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un
Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un

RadarBangkalan.id - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, dilaporkan mengalami berbagai masalah kesehatan serius terkait obesitas, termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes.

Berita ini menarik perhatian internasional, mengingat pengaruh besar yang dimiliki Kim Jong-un dalam politik global.

Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai kondisi kesehatan Kim Jong-un dan upaya pemerintah Korea Utara dalam mencari solusi untuk masalah ini.

Menurut laporan dari Badan Intelijen Korea Selatan (NIS), Kim Jong-un mengalami masalah kesehatan yang cukup serius akibat obesitas.

Dalam sebuah rapat tertutup dengan parlemen Korea Selatan di Seoul pada Senin, 29 Juli 2024, NIS menyatakan bahwa berat badan Kim Jong-un kini diperkirakan mencapai 140 kg dengan tinggi badan 170 cm.

Berat badan Kim dilaporkan bertambah signifikan setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan berat badan pada tahun 2021.

Beberapa masalah kesehatan yang dialami Kim Jong-un termasuk tekanan darah tinggi dan diabetes.

Gejala-gejala tersebut mulai muncul sejak Kim berusia 30-an, dan kini semakin parah seiring dengan bertambahnya usia.

Saat ini, Kim Jong-un berusia 40 tahun dan kondisi kesehatannya semakin menjadi perhatian, terutama karena kebiasaan hidupnya yang tidak sehat, seperti minum-minuman keras, merokok, dan stres yang berkepanjangan.

Untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialami oleh pemimpin mereka, pemerintah Korea Utara dilaporkan sedang mencari obat-obatan di luar negeri.

Dikutip dari AP News, pemerintah Korea Utara sangat membutuhkan obat baru untuk merawat Kim Jong-un.

Namun, hingga kini belum ada informasi resmi dari pemerintah Korea Utara mengenai negara mana yang akan menjadi tujuan pencarian obat-obatan tersebut.

Kim Jong-un berasal dari keluarga dengan riwayat masalah jantung. Ayah dan kakeknya, yang memerintah Korea Utara sebelum Kim Jong-un, meninggal karena masalah jantung.

Hal ini semakin meningkatkan kekhawatiran mengenai kesehatan Kim Jong-un, mengingat riwayat keluarga yang tidak mendukung dan gaya hidupnya yang tidak sehat.

Kesehatan Kim Jong-un yang memburuk dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas politik di Korea Utara.

Sebagai pemimpin tertinggi, kesehatan Kim sangat penting untuk menjaga stabilitas pemerintahan dan politik di negara tersebut.

Jika kondisi kesehatannya tidak membaik, ada kemungkinan terjadi perubahan besar dalam struktur kepemimpinan di Korea Utara, yang bisa mempengaruhi situasi geopolitik di kawasan Asia Timur. ***

 

Editor : Azril Arham
#obesitas #korea utara #kim jong un #penyakit #korut #kesehatan