News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gugatan Bertubi-Tubi: Diddy Hadapi Dakwaan Pemerkosaan dan Perdagangan Seks

Ubaidillah • Sabtu, 28 September 2024 | 22:36 WIB
Rapper Sean Diddy Combs. (CNN International)
Rapper Sean Diddy Combs. (CNN International)

Radarbangkalan.id - Musisi dan pengusaha Sean "Diddy" Combs tengah menghadapi serangkaian tuduhan serius, mulai dari kekerasan seksual hingga perdagangan seks.

Tuduhan pertama muncul pada November 2023, ketika mantan pacarnya, Cassie, mengajukan gugatan yang mengguncang dunia hiburan.

Cassie menuduh Diddy melakukan pemerkosaan dan perdagangan seks selama hubungan mereka yang penuh kekerasan, yang berlangsung selama satu dekade.

1. 16 November 2023: Gugatan Cassie Terhadap Diddy
Cassie, yang pernah menjalin hubungan dengan Diddy dari 2007 hingga 2018, mengajukan gugatan yang menuduh Diddy melakukan pemerkosaan, perdagangan seks,

dan kekerasan dalam rumah tangga. Ia juga mengklaim bahwa pada tahun 2018, Diddy masuk secara paksa ke rumahnya dan memperkosanya setelah ia memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka.

Pengacara Diddy, Ben Brafman, menolak keras tuduhan tersebut, menyebutnya sebagai bentuk "pemerasan." Menurutnya,

Cassie meminta uang sebesar $30 juta untuk menghindari menulis buku tentang hubungan mereka.

2. 17 November 2023: Penyelesaian Gugatan
Hanya sehari setelah gugatan diajukan, kedua belah pihak mencapai kesepakatan. Diddy menegaskan bahwa penyelesaian ini bukanlah pengakuan bersalah, dan tidak ada rincian lebih lanjut yang diungkapkan mengenai isi kesepakatan tersebut.

3. 23 November 2023: Tuduhan Kekerasan Seksual Tambahan
Beberapa hari setelah penyelesaian kasus dengan Cassie, Joi Dickerson-Neal mengajukan gugatan yang menuduh Diddy memperkosanya pada tahun 1991 saat ia masih mahasiswa di Syracuse University.

Diddy membantah tuduhan ini, menyebutnya sebagai upaya untuk memperoleh keuntungan finansial.

4. 23 November 2023: Gugatan Ketiga
Pada hari yang sama, seorang wanita anonim (Jane Doe) mengajukan gugatan yang menuduh Diddy dan penyanyi Aaron Hall memperkosanya lebih dari 30 tahun yang lalu di New York City.

Diddy sekali lagi menolak tuduhan ini, menyebutnya sebagai "upaya untuk mengambil uang."

5. 6 Desember 2023: Tuduhan Pemerkosaan Massal dan Perdagangan Seks
Jane Doe lainnya menuduh Diddy, mantan presiden Bad Boy Entertainment Harve Pierre, dan satu orang lainnya melakukan pemerkosaan massal terhadapnya saat ia berusia 17 tahun.

Ia mengklaim dibawa ke studio rekaman Diddy di New York dan diberi narkoba serta alkohol sebelum diperkosa.

6. 25 Maret 2024: Penggerebekan Properti Diddy
Agen federal menggerebek properti Diddy di Los Angeles dan Miami sebagai bagian dari penyelidikan perdagangan seks.

Mereka menemukan bukti, termasuk 1.000 botol minyak bayi dan pelumas, yang diduga digunakan dalam pesta seks yang dikenal sebagai "freak-offs."

7. 17 September 2024: Dakwaan Resmi Diddy
Diddy ditangkap oleh agen federal di Manhattan dan didakwa dengan perdagangan seks, pemerasan,

serta pengangkutan untuk prostitusi. Jaksa menuduh Diddy menggunakan kekuasaannya untuk memanipulasi perempuan agar berpartisipasi dalam pesta seks yang melibatkan narkoba dan ancaman terhadap keselamatan mereka.

Dampak Terhadap Karier Diddy
Setelah tuduhan ini mencuat, Diddy mundur dari posisinya sebagai ketua jaringan TV Revolt. Meskipun Diddy terus membantah semua tuduhan,

kasus ini berpotensi menghancurkan karier dan warisan yang ia bangun sebagai salah satu ikon musik hip-hop dan pengusaha sukses.

Penahanan Hingga Persidangan
Meskipun tim pengacara Diddy menawarkan jaminan sebesar US$50 juta, pengadilan menolak permintaan tersebut.

Akibatnya, Diddy harus tetap berada di tahanan hingga persidangan dimulai. Tim kuasa hukumnya menegaskan bahwa Diddy adalah "pria yang tidak bersalah" dan berencana melawan tuduhan ini di pengadilan.

Editor : Ubaidillah
#P Diddy #justin bieber #kasus #kejahatan seksual #pemerasan