News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Mengapa Gen Z Mengalami 'Jam Koma'? Temukan Penyebab dan Solusi dari Pakarnya

Azril Arham • Kamis, 24 Oktober 2024 | 23:34 WIB
Ilustrasi Jam Koma pada Gen Z
Ilustrasi Jam Koma pada Gen Z

RadarBangkalan.id - Belakangan ini, istilah 'jam koma' menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di kalangan Gen Z.

Walaupun fenomena ini bisa dialami oleh siapa saja, Gen Z tampaknya lebih sering membagikan pengalaman mereka, membuat istilah ini semakin viral.

Tapi, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan jam koma? Singkatnya, ini adalah saat ketika seseorang mendadak kehilangan fokus saat melakukan aktivitas.

Penyebabnya? Bisa bermacam-macam, mulai dari kurangnya kesadaran diri hingga gaya hidup yang tidak seimbang. Psikolog Rosdiana Setyaningrum menjelaskan beberapa faktor yang bisa menyebabkan jam koma ini.

1. Mindfulness yang Kurang

Salah satu penyebab utama jam koma adalah kurangnya mindfulness, atau kesadaran penuh saat melakukan aktivitas.

"Kalau anak zaman sekarang bilangnya sangat santai dan penuh perhatian, tapi beneran enggak sih? Sering kali kita mikir banyak hal sekaligus. Rutinitas yang kita jalani bikin fokus kita terpecah," jelas Rosdiana dilansir dari detikcom, Rabu (23/10/2024).

Mindfulness itu artinya hadir sepenuhnya, baik secara mental maupun fisik, saat melakukan sesuatu.

Sayangnya, banyak dari kita yang terjebak dalam rutinitas slot online sehari-hari dan melakukan berbagai aktivitas tanpa benar-benar fokus.

Contohnya, lupa ambil uang di ATM, atau malah melupakan percakapan karena pikiran kita melayang ke hal lain. Ini adalah sinyal bahwa kita belum menerapkan mindfulness dengan baik.

2. Gaya Hidup dan Pola Makan yang Tidak Seimbang

Pola makan yang tidak sehat juga bisa bikin konsentrasi kita menurun. Makanan tinggi karbohidrat dan gula berlebih bisa menyebabkan kadar insulin kita naik-turun, yang berujung pada rasa lesu dan mengantuk.

"Banyak anak muda yang hobi makan manis. Coba deh, kurangi dan ganti dengan nutrisi yang lebih baik," saran Rosdiana.

3. Dampak Media Sosial terhadap Fokus

Tidak bisa dipungkiri, media sosial berpengaruh besar terhadap fenomena jam koma. Rosdiana mengungkapkan bahwa kebiasaan berlebihan dalam menggunakan media sosial dapat mengganggu kemampuan seseorang untuk fokus dalam waktu yang lama.

"Kurangi main media sosial. Lebih baik bertemu langsung untuk bersosialisasi," anjurnya.

Dengan begitu, kita bisa menghindari 'jam koma' dan tetap terhubung dengan orang-orang di sekitar kita.

Yuk, coba terapkan beberapa tips di atas untuk meningkatkan fokus dan produktivitas kita! ***

Editor : Azril Arham
#kehilangan fokus #Jam koma #Gen Z #jam koma di kalangan gen z