News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

7 Tips Aman Lewati Turunan Panjang dengan Motor Matik, Hindari Rem Blong dan Kecelakaan

Mohammad Sugianto • Selasa, 29 Juli 2025 | 02:18 WIB
Ilustrasi dua perempuan sedang mengendarai sepeda motor matic di tanjakan
Ilustrasi dua perempuan sedang mengendarai sepeda motor matic di tanjakan

Radarbangkalan.id – Berkendara di jalanan menurun dengan motor matik memerlukan kewaspadaan dan teknik yang tepat. Jika salah langkah, risiko terjadinya rem blong hingga kecelakaan bisa meningkat drastis, terutama di turunan panjang. Untuk itu, penting bagi pengendara memahami cara mengontrol laju kendaraan secara aman.

Berikut tujuh tips efektif yang bisa diterapkan saat melewati turunan panjang dengan motor matik agar tetap aman dan nyaman di jalan:

  1. Turunkan Kecepatan Sebelum Masuk Turunan
    Sebelum memasuki jalur menurun, pastikan motor sudah dalam kecepatan rendah. Hal ini bertujuan untuk mengurangi beban pada sistem pengereman dan meminimalkan risiko kehilangan kendali. Jangan menunggu sampai di turunan baru mengerem, karena itu bisa membuat rem bekerja ekstra keras.
  2. Gunakan Rem Depan dan Belakang Secara Bergantian
    Menginjak atau menarik kedua rem secara bersamaan dan terus-menerus hanya akan membuat rem cepat panas. Dalam kondisi tersebut, kemampuan pengereman bisa menurun drastis bahkan menyebabkan rem blong. Gunakan rem depan dan belakang secara bergantian agar suhu rem tetap stabil.
  3. Terapkan Teknik Rem Tekan-Lepas (Pulsing)
    Teknik ini cukup efektif untuk menjaga suhu rem tetap terkendali. Caranya, tekan rem beberapa saat lalu lepas kembali, kemudian ulangi dengan ritme yang stabil. Dengan begitu, kampas dan cakram rem tidak akan terlalu panas, dan pengereman tetap optimal selama melintasi turunan.
  4. Jangan Kosongkan Gas Sepenuhnya
    Berbeda dengan motor manual yang memiliki fitur engine brake, motor matik tidak dilengkapi kemampuan tersebut. Jika gas dikosongkan sepenuhnya, laju motor justru bisa semakin kencang dan tak terkendali. Cukup kurangi gas hingga kecepatan sekitar 5–10 km/jam, tanpa memutar gas ke posisi nol.
  5. Posisikan Jari Selalu Siap di Handle Rem
    Pastikan empat jari berada di handle rem, baik depan maupun belakang, untuk memastikan pengereman bisa dilakukan secara cepat dan responsif. Sementara ibu jari tetap memegang grip gas guna mengontrol laju kendaraan. Posisi jari yang siap siaga akan meminimalkan reaksi lambat saat dibutuhkan pengereman mendadak.
  6. Jaga Jarak Aman dan Kecepatan Stabil
    Selalu beri jarak cukup dengan kendaraan di depan. Ini penting agar pengendara punya ruang untuk mengerem secara bertahap dan menghindari tabrakan. Hindari mengerem secara mendadak yang justru bisa menyebabkan motor kehilangan keseimbangan.
  7. Gunakan Perlengkapan Keselamatan dan Pastikan Rem dalam Kondisi Prima
    Tak kalah penting, kenakan helm dan perlengkapan keselamatan lainnya saat berkendara. Sebelum perjalanan, periksa kondisi rem — mulai dari minyak rem, kampas, hingga selang rem. Pastikan semua komponen dalam kondisi baik agar fungsi pengereman bekerja secara maksimal.

Dengan mengikuti tujuh tips di atas, risiko rem blong dan kecelakaan saat melewati turunan panjang bisa ditekan. Selain meningkatkan keamanan, berkendara pun terasa lebih nyaman dan percaya diri, khususnya bagi pengguna motor matik yang kerap menghadapi tantangan di jalur menurun.

 

Editor : Mohammad Sugianto
#sepeda motor matic #Kendarai Sepeda Motor #otomotif #Tanjakan